Breaking News:

Kisah Inspiratif

Mengharukan, Kisah Sagiyem Warga Bantul, Terpisah 35 Tahun dengan Anak yang Diadopsi Warga Belanda

Pertemuan pertama mereka di tahun 2016 diwarnai dengan tangis haru. Bayi mungilnya itu sudah menjelma menjadi seorang ibu muda nan cantik.

TRIBUNJOGJA.COM / Ardhike Indah
Sagiyem (75) merasa lega setelah bertemu Rosalinde Schaap, anaknya yang sempat ia serahkan ke orang lain 40 tahun lalu 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Di balik ketenangan malam di Bantul, Sagiyem (75) selalu memanjatkan doa, mengharap agar ia bisa mendapatkan kabar dari putri tercintanya.

Putri yang diberi nama Sri Lestari itu ia serahkan kepada seseorang pada tahun 1981.

Hingga kini, hatinya masih merasa berat menghadapi kenyataan, dirinya tidak bisa menjadi ibu yang layak untuk bayi itu.

Padahal, ia begitu menginginkan anak perempuan setelah memiliki anak laki-laki.

“Waktu itu, saya nurut saja ada seseorang mau minta bayi saya. Dia bilang, biar bayinya bisa hidup lebih baik, lebih enak. Daripada ikut saya, disambi kerja, tidak ada pegangan, malah anaknya tidak hidup,” buka Sagiyem ketika bercerita kepada Tribunjogja.com, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: Kisah Ibu di Surabaya Nekat Terobos Kobaran Api demi Selamatkan Anaknya, Keduanya Akhirnya Meninggal

Penyerahan itu bukan tanpa alasan.

Sagiyem terhimpit ekonomi sulit.

Maka, dirinya langsung mengiyakan permintaan itu.

“Orangnya juga bilang ke saya, kalau saya panjang umur, Insya Allah anaknya bakal mencari saya,” katanya.

Halaman
1234
Penulis: Ardhike Indah
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved