Breaking News:

ADVERTORIAL

Bantu Pemulihan Ekonomi Masyarakat, Disdagin Kulon Progo Resmikan Pasar Ssenja

Ada 35 PKL dengan jenis dagangan yang berbeda-beda yang mengisi Pasar Ssenja di Kulon Progo.

TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani
Grand opening Pasalr Ssenja di halaman Pasar Sentolo Baru, Kabupaten Kulon Progo, Jumat (26/2/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Kulon Progo meresmikan Pasar Salamrejo Sentolo Enak Jajanane (Ssenja) di halaman Pasar Sentolo Baru, Kabupaten Kulon Progo

Hal tersebut didasarkan pada peraturan bupati (perbup) Nomor 68 tahun 2020 tentang pemanfaatan lahan parkir pasar daerah. 

Kemudian ditindaklanjuti perjanjian kerjasama Disdagin Kabupaten Kulon Progo dengan Badan Usaha Milik Desa Salamrejo Nomor 800/028/I/2021 dan Nomor 009/DM/I/2021 tahun 2021 tentang pemanfaatan lahan parkir pasar percontohan sentolo. 

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Kulon Progo, Iffah Mufidati mengatakan didirikannya pasar ini sebagai upaya optimalisasi pemanfaatan halaman pasar rakyat untuk kegiatan ekonomi produktif.

Baca juga: Pemkab Kulon Progo Luncurkan Aplikasi Pelaporan Perceraian Terintegrasi Kulon Progo (PencarKu)

"Ini sebagai upaya optimalisasi pemanfaatan aset pasar daerah sehingga pasar ini akan bermanfaat selama 24 jam. Pada pagi hari untuk pasar tradisional serta sore hingga dini hari digunakan untuk pedagang kreatif lapangan (PKL) kuliner di halaman pasar rakyat," ucapnya usai acara grand opening Pasar Ssenja, Jumat (26/2/2021). 

Selain itu juga memberikan kesempatan dan peluang usaha bagi PKL untuk berjualan di tempat yang legal, aman dan nyaman.

Sehingga para PKL yang sebelumnya berjualan di trotoar bisa menggunakan halaman Pasar Sentolo baru untuk berjualan.

Terlebih bisa juga digunakan sebagai mini rest area bagi pengendara jarak jauh untuk beristirahat sembari menikmati kuliner serta ibadah salat baik di masjid yang berseberangan dengan pasar maupun musala yang berada di kompleks pasar tersebut.

Pasar Ssenja ini juga merupakan kolaborasi sinergis dan produktif antara Pemerintah kabupaten (pemkab) Kulon Progo dalam hal ini Disdagin Kulon Progo dengan pemerintah kalurahan Salamrejo melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) untuk usaha pemberdayaan ekonomi masyarakat utamanya masyarakat di sekitar Salamrejo.

Halaman
12
Penulis: Sri Cahyani Putri
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved