Breaking News:

Ki Gading Pawukir

Cerita Di Balik 3 Wayang Pemberian Ki Manteb Sudharsono Kepada Ki Gading Pawukir,Ada Harapan dan Doa

Cerita Di Balik 3 Wayang Pemberian Ki Manteb Sudharsono Kepada Ki Gading Pawukir,Ada Harapan dan Doa

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Yudha Kristiawan
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Anak Ki Seno Nugroho, Gading Pawukir dan Nizar menunjukkan wayang pemberian Ki Manteb Sudharsono. 

TRIBUNJOGJA.COM  - Tiga wayang diberikan Dalang Ki Manteb Sudharsono kepada anak Ki Seno Nugroho, Gading Pawukir, yakni wayang Janoko, Gatotkaca dan Buta Cakil. 

Wayang ini diberikan tepat 7 hari meninggalnya Ki Seno Nugroho saat itu.

Ki Manteb berharap, wayang tersebut dapat menjadi semangat Gading meneruskan dharma sang Bapak di dunia seni wayang kulit sebagai seorang dalang.

Ki Manteb mengatakan, wayang yang diberikan kepada Gading, termasuk Gatotkaca, merupakan wayang sabetan.

Adapun pemberian Janoko dan Buta Cakil, dua tokoh wayang yang selalu dimainkan dalam perang kembang itu, memiliki makna tersendiri.

"Susah-susahnya memainkan wayang itu perang cakil. Maka dari itu, si Gading saya gadang-gadang bisa memainkan perang cakil supaya bagus."

"Paling tidak seperti saya," ucapnya, seusai memberikan Wayang kepada Gading kala itu.

Perang cakil atau perang kembang antara Janoko dan Buta Cakil menurutnya adalah perang gendiran.

Ki dalang harus bisa memainkan dua tokoh wayang yang saling berlainan gerak.

"Satu tangan (geraknya) pecilakan, satu tangan lainnya halus. Jadi paling sulit," jelas Ki Manteb.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved