Breaking News:

Kota Magelang

Pemkot Magelang Targetkan 50 RT Zona Kuning Segera Kembali jadi Zona Hijau

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Magelang mencatat sebanyak 982 dari 1.032 Rukun Tetangga (RT) telah berstatus zona hijau

Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Hari Susmayanti
istimewa
Personel gabungan di wilayah Kota Magelang mengintensifkan penyemprotan disinfektan dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dan PTKM di sejumlah fasilitas publik, Kamis (11/2/2021). Penyemprotan disinfektan yang dilakukan hampir selama satu tahun itu diklaim efektif dalam menekan laju penyebaran COVID-19. 

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Magelang mencatat sebanyak 982 dari 1.032 Rukun Tetangga (RT) telah berstatus zona hijau dan sisanya sebanyak 50 RT telah zona kuning.

Dengan demikian sudah tidak ada satu pun RT di wilayah ini yang masuk dalam zona oranye dan merah penyebaran Covid-19.

Pelaksana Harian (Plh) Walikota Magelang, Joko Budiyono mengatakan, pemerintah terus berupaya agar 50 RT berstatus zona kuning ini kembali hijau.

"Dengan begitu, maka satu wilayah Kota Magelang ini kembali berzona hijau. Ini memang tugas berat, tapi harus dilakukan secara bersama-sama, kompak, dan masif, mengendalikan penyebaran Covid-19," kata Joko, Selasa (23/2/2021).

Joko menambahkan, PPKM Mikro yang berlangsung sejak 9 Februari 2021, telah menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Di antaranya penurunan jumlah kasus positif Covid-19 dan kenaikan kasus sembuh.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua di Magelang Dimulai, Diprioritaskan untuk Pelayan Publik

Baca juga: Kumpulkan Pelaku UMKM hingga PKL, Pemkot Magelang Minta Masukan Soal Pengembangan Ekonomi Kerakyatan

Dengan penurunan kasus aktif dan penambahan kasus sembuh, maka ketersediaan tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 juga bertambah.

Di samping itu, ia menilai bahwa angka kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan juga semakin meningkat.

Joko menambahkan pentingnya membangun kesadaran masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari.

Pihaknya di sisi lain juga mengupayakan penyemprotan desinfektan massal, termasuk optimalisasi tracing, test, dan treatment (3T).

"Pemerintah terus mendorong agar Kota Magelang menjadi zona hijau lagi, dengan cara optimalisasi tracing, test, dan treatment (3T). Bahkan, Kota Magelang mendapatkan peringkat keempat se-Jawa Tengah, termasuk daerah yang melaksanakan tracing di atas 150 persen," jelasnya.

Dia berharap, tren positif ini akan terus berlangsung ke depannya.

Terlebih, Kota Magelang kini memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro atau PPKM Mikro hingga 8 Maret 2021.

"PPKM Mikro sudah terlihat perkembangan positifnya, di mana angka kesembuhan naik tajam, angka kematian berhasil diturunkan. Tetapi di sisi lain, ekonomi kerakyatan tetap berjalan," imbuhnya. (Tribunjogja/Yosef Leon Pinsker)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved