Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Ini Urutan Posisi Indonesia

Saat ini, setidaknya ada 10 negara penghasil emas terbesar di dunia. Negara mana sajakah itu?

Editor: ribut raharjo

Pada 2019, Peru dan Ghana sama-sama menempati posisi ketujuh negara penghasil emas terbesar di dunia. Peru mengalami penurunan produksi emas tahun lalu, dengan output turun dari 145 MT pada 2018 menjadi 130 MT di 2019.

Penambangan emas ilegal terus menjadi tantangan bagi negara tersebut, dan bertanggungjawab atas kerusakan tanah, termasuk deforestasi hutan Amazon.

Sementara itu, produksi emas Ghana tetap stabil dari tahun sebelumnya yakni menghasilkan 130 MT emas pada 2019. Perlu dicatat, Ghana adalah produsen emas terbesar di Afrika, setelah melampaui Afrika Selatan dalam beberapa tahun terakhir.

8. Meksiko

Produksi emas di Meksiko pada 2019 turun menjadi 110 MT dibanding 2018 sebesar 125 MT. Selain itu, Meksiko juga menghadapi tantangan banyaknya tambang emas yang habis kontrak sehingga menyebabkan penurunan produksi pada tahun 2017.

9. Uzbekistan dan Kazakhstan

Kazakhstan berhasil masuk ke daftar negara penghasil emas terbesar di dunia pada 2019 dan berada di posisi yang sama dengan Uzbekistan yakni kesembilan. Kedua negara menghasilkan 100 MT emas pada 2019.

Tambang emas Muruntau di Uzbekistan adalah salah satu tambang terbuka terbesar di dunia. Uzbekistan telah memproduksi emas dari tambang tua selama beberapa waktu, dan belum melihat banyak investasi eksplorasi.

Sementara, tambang penghasil emas paling strategis di Kazakhstan adalah tambang Vasilkovskoye, yang dijalankan oleh anak perusahaan Glencore Kazzinc. Tambang tersebut memiliki lebih dari 5 juta ons cadangan emas terbukti.

10. Afrika Selatan

Afrika Selatan telah menjadi salah satu negara penghasil emas terbesar dunia selama beberapa dekade. Namun, produksi emas negara itu telah turun 85 persen sejak 1980.

Produksi emas Afrika Selatan juga anjlok dari 117 MT pada 2018 menjadi 90 MT di 2019.

Dalam beberapa tahun terakhir, Afrika Selatan dilanda perselisihan politik, sebagian besar karena konflik antara Association of Mineworkers and Construction Union (AMCU) dan produsen emas di daerah tersebut.

AMCU telah mengadakan banyak protes dan pemogokan di beberapa tambang emas dan platinum dalam beberapa tahun terakhir, dengan harapan mendapatkan lebih banyak upah dan menghentikan merger yang bisa menyebabkan hilangnya pekerjaan mereka. (Kontan.co.id)

Sumber: Kontan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved