Cerita Salma Yasmin Reyhanah yang Selalu Hoki Menang Kuis Berhadiah Album Grup K-Pop
Tidak terbesit di benak Salma Yasmin Reyhanah (21) jika dia bisa memenangkan sejumlah set album grup band K-Pop kesukaannya
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tidak terbesit di benak Salma Yasmin Reyhanah (21) jika dia bisa memenangkan sejumlah set album grup band K-Pop kesukaannya melalui beberapa kuis yang diikuti.
Salma, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu memang cukup hoki di bidang undian berhadiah.
Bahkan, oleh teman dan keluarganya, dia sering dijuluki sebagai pemburu giveaway (GA) atau bagi-bagi hadiah secara gratis.
“Aku itu memang sudah berkecimpung jadi pemburu hadiah selama dua tahun ini. Pertama kali menang itu di tahun 2019 akhir. Sekarang ketagihan,” jelasnya kepada Tribun Jogja, Rabu (17/2/2021).
Baca juga: OJK Luncurkan Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia 2020-2025
Memenangkan GA merupakan salah satu cara Salma untuk memiliki koleksi album idolanya. Bahkan, di GA pertama yang ia ikuti, Salma berhasil memenangkan satu set album ‘Maps of The Soul: Persona’ BTS.
Saat itu, album ‘Maps of The Soul: Persona’ baru saja dirilis dan Salma beruntung bisa mendapatkannya.
Sejak beberapa tahun belakangan, Salma memang menyukai grup K-Pop BTS yang sedang merajai tangga lagu di seluruh negara.
Hampir seluruh galeri di HPnya berisi muka anggota BTS. Dia pun cukup sering membuka akun media sosial untuk sekadar mengecek berita terbaru dari para member.
Meski ia sebenarnya mampu membeli album, tapi ada kebanggaan tersendiri ketika memenangkan GA yang biasa digelar di Twitter.
“Kalau sering ikut GA begitu kan banyak menambah teman juga di dunia maya. Biar seru saja kalau pas lagi ngecuit di Twitter gitu pasti ada yang nanggapin, teman-teman hasil kenalan, sesama pemburu hadiah,” kata Salma lagi.
Salah satu tips yang masih ia percayai agar bisa mendapatkan hadiah dari kuis-kuis di Twitter adalah tidak pernah ikut kuis dengan sistem penilaian acak menggunakan aplikasi.
Salma bakal memilih untuk mengikuti kuis dengan sistem manual dan dinilai oleh dewan juri yang telah ditentukan.
“Memang, aku itu menghindari banget sih yang diacak pakai aplikasi karena pasti enggak menang,” katanya sembari tertawa.
Selain mengecilkan persentase kemenangannya, Salma juga merasa dirinya tidak bisa berinteraksi dengan pembuat kuis.