Breaking News:

CPNS 2021

WASPADA, Beredar Surat Pengangkatan CPNS Palsu Mengatasnamakan KemenPAN-RB

Netizen dihebohkan dengan beredarnya surat palsu pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) jalur khusus yang terbit pada 10 Februari 2021 lalu.

Penulis: Tribun Jogja
Editor: Joko Widiyarso
Kompas.com
Ilustrasi: Pelaksanaan Tes Terlulis SKD CPNS 2021 

TRIBUNJOGJA.COM – Pendaftaran CPNS 2021 akan segera dibuka pada April-Mei 2021 mendatang.

Di tengah persiapan  untuk seleksi CPNS 2021, Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi (Kementerian PAN-RB) menghimbau masyarakat untuk hati-hati terhadap segala informasi hoax yang tersebar di internet mengenai CPNS 2021.

Dilansir dari Kompas.com (18-02), Netizen dihebohkan dengan beredarnya surat palsu pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) jalur khusus tahun anggaran 2013/2014 yang tersebar di aplikasi WhatsApp.

Dalam surat tersebut menyatakan, bagi Peserta CPNS jalur khusus agar segera melaporkan diri kepada Kepala Biro Pembina Kepegawaian Pemerintah Provinsi sesuai dengan penempatan pada Surat Keputusan sementara.

Setelah itu, peserta diharuskan melakukan verifikasi dan pemutakhiran data yang dilakukan Sekretaris Daerah Provinsi mengenai Provinsi terkait wilayah kedinasannya.

Tangkapan layar surat palsu pengangkatan CPNS tahun anggaran 2013/2014 yang beredar luas di aplikasi pesan WhatsApp.
Tangkapan layar surat palsu pengangkatan CPNS tahun anggaran 2013/2014 yang beredar luas di aplikasi pesan WhatsApp. (Kompas.com)

Verifikasi tersebut memiliki tenggat waktu 27 Oktober 2021.

Selain itu, perserta juga diwajibkan membawa sejumlah berkas saat proses verifikasi, seperti :

  • Surat Keputusan Pengangkatan CPNS Jalur Khusus Tahun Anggaran 2013/2014
  • Surat Penetapan NIP CPNS dari Badan Kepegawaian Negara (BKN)
  • Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas

Di samping itu, di dalam surat bernomor B/997/S.KP.01.00/2020 tersebut terdapat kode QR yang mengatasnamakan Sekretaris Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). 

Dalam surat tersebut, tertera tanda tangan pembuat surat, Drs. Dwi Wahyu Atmaji selaku Sekretaris KemenPAN-RB yang ditandatangani pada 10 Februari 2021.

Menanggapi keberadaan surat tersebut, Andi Rahardian selaku Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik KemenPAN-RB menegaskan bahwa KemenPAN-RB tidak pernah menerbitkan surat tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved