Breaking News:

Kabupaten Gunungkidul

Tangani Dampak Musim Hujan, BPBD Gunungkidul Andalkan Anggaran Rp 235 Juta

Selain banjir, Gunungkidul masih harus berhadapan dengan potensi pohon tumbang dan longsor.

TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Edy Basuki 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Prediksi banjir yang disampaikan BMKG membuat BPBD Gunungkidul turut bersiaga.

Pasalnya, peringatan dini bahaya banjir disampaikan berpotensi terjadi di wilayah Jawa pada 18-19 Februari ini.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Edy Basuki menyampaikan pihaknya menyiapkan setidaknya anggaran sebesar Rp 235 juta di 2021 ini.

"Itu untuk penanggulangan bencana selama setahun ke depan," katanya ditemui pada Kamis (18/02/2021).

Baca juga: Puncak Musim Penghujan, Zona Selatan Gunungkidul Berpotensi Alami Banjir

Edy menjelaskan anggaran dialokasikan untuk logistik dan permakanan Rp 75 juta, bantuan stimulan bagi masyarakat dan fasilitas umum senilai Rp 100 juta, hingga sewa alat berat mencapai Rp 60 juta.

Ia mengakui anggaran itu tergolong terbatas untuk penanganan dampak bencana.

Personel siaga pun hanya ada 24 orang, dibanding luasan wilayah serta karakteristik bencana sesuai zona.

"Jadi kami terapkan skema prioritas, mana lokasi yang lebih membutuhkan penanganan," jelas Edy.

Menurutnya, jika dampak yang timbul yang tergolong tinggi maka personel akan diterjunkan.

Namun jika rendah, maka penanganan diserahkan ke relawan serta pemerintah kalurahan setempat.

Halaman
12
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved