Breaking News:

Tak Dapat Menunjukkan Surat Sehat, Sejumlah Pelancong Dilarang Masuk Objek Wisata di Kota Yogya

Para wisatawan tak mampu menunjukkan surat keterangan sehat, berupa hasil swab antigen, atau PCR negatif saat memasuki obyek wisata di Yogya

TRIBUNJOGJA.COM / Ardhike Indah
Pengunjung mengabadikan momen di bawah plang Jalan Malioboro. Foto diambil Jumat (12/2/2021) pukul 17.37 WIB 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sejumlah pelancong dari luar daerah tidak diperkenankan masuk ke beberapa destinasi wisata di Kota Yogyakarta selama masa libur long weekend hari raya Imlek 2021.

Pasalnya, mereka tak mampu menunjukkan surat keterangan sehat, berupa hasil swab antigen, atau PCR negatif.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, mengatakan petugas gabungan dari unsur Satpol PP, Polri, serta TNI, melakukan pemeriksaan secara acak di tempat-tempat wisata pada Sabtu (14/2/2021) lalu, untuk memastikan kedisiplinan turis.

Beberapa objek wisata yang dijadikan sasaran operasi itu meliputi, Malioboro hingga ke kawasan Tugu Pal Putih, Alun-alun Selatan, Gembiraloka Zoo, Taman Sari dan sebagainya.

Baca juga: Penjual Sate di Malioboro yang Merasa Lega PSTKM Longgar hingga Pukul 21.00 WIB

Baca juga: Sebelum Masuk Kawasan Malioboro, 100 Pengunjung Luar Kota Akan Dites Rapid Antigen Acak Gratis

Hasilnya, pihaknya mendapati beberapa wisatawan yang tidak dapat menunjukkan surat sehat.

"Misalnya di Malioboro, ada warga dari berbagai kota di Jawa Tengah dan Jakarta tidak bawa hasil swab antigen. Sehingga, mereka diminta segera masuk ke mobil dan mencari surat sehat," ujar Heroe, Minggu (14/2/2021).

"Ya, hampir di setiap tempat wisata menemukan rombongan kecil yang datang tidak melengkapi dirinya dengan surat hasil swab antigen negatif," imbuhnya.

Kondisi terkini kawasan Malioboro saat libur Imlek, Jumat (12/2/2021)
Kondisi terkini kawasan Malioboro saat libur Imlek, Jumat (12/2/2021) (TRIBUNJOGJA/ Miftahul Huda)

Wakil Wali Kota Yogyakarta itu menyampaikan, pemeriksaan acak dilakukan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Wali Kota, serta aturan perjalanan antar daerah yang diterbitkan oleh Satgas tingkat nasional.

Yakni, wajib menunjukkan surat sehat hasil swab antigen ataupun PCR.

"Sehingga, pengurangan mobilitas sebagaimana yang kami harapkan selama PPKM Mikro ini, dengan mengatur para wisatawan luar daerah untuk menunjukkan surat sehat terbebas dari paparan corona," katanya.

Terlebih, lanjut Heroe, Satgas di tingkat provinisi pun sudah menggelar pemeriksaan acak, serta memfasilitasi swab test antigen, ketika melakukan giat di area perbatasan terhadap kendaraan yang hendak memasuki Yogyakarta, sejak Jumat (12/2/2021) lalu.

"Sehingga Pemkot Yogyakarta pun menindaklanjuti dengan pemeriksaan acak di tempat wisata ya, untuk memastikan semua mentaati itu. Pemeriksaan terus kami laksanakan sampai malam nanti," terangnya. (*)

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved