Keraton Solo
Awal Mula Gusti Moeng dan GKR Timoer Terkunci di Dalam Benteng Keraton Solo
Mereka yang terkurung yakni Putri PB XII GKR Wandansari alias Koesmoertiyah atau biasa dipanggil Gusti Moeng dan Putri Raja Paku Buwono (PB) XIII GKR
"Saya jelas khawatir mereka belum makan, ini mau antar makanan belum dibukakan pintu," papar dia.
Setelah mencoba beberapa jam, ternyata mereka tetap tidak dibukakan pintu.
Padahal mereka sudah mencoba beberapa Kali meminta untuk membuka pintu.
Akhirnya, mereka kembali lantaran tidak dibukakan pintu sekitar pukul 13.30 WIB.
Bak Drama Film
Cerita menyayat hati ditunjukkan Putri Raja Paku Buwono (PB) XIII GKR Timoer Rumbai Kusuma Dewayani.
Ya, demi bisa makan karena dikurung di salah satu ruangan dengan sejumlah kerabat lain dan tidak bisa keluar, harus mengais bahan makanan seadanya.
Hal itu dibagikan dalam video berdurasi 1 menit 30 detik.
Bahkan pakaian yang dia kenakan layaknya orang biasa karena tidak berkebaya atau seragam layaknya putri raja pada umumnya yang wah.
Saat itu dia mengenakan kaus dan celana kolor panjang sembari memetik daun singkong yang tumbuh liar di tempat dia dikurung.
"Cari makan buat makan siang, masak makan siang, karena tidak dikirim logistik karena kesulitan, makan seadanya," aku dia mengawali cerita sembari memetik daun singkong yang tumbuh di dalam benteng Keraton Solo, Jumat (12/2/2021).
"Ada daun singkong, ya kita masak daun singkong," akunya.
Perlahan tangan kirinya dipenuhi daun singkong siap masak sembari menyusuri rerumputan yang menjalar liar di kebon tersebut.
"Bisa membayangkan enggak, anak raja seperti ini," tutur GKR Timoer.
"Sepertinya cukup, kira-kira ada apalagi ya," jelasnya mengakiri videonya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/awal-mula-gusti-moeng-dan-gkr-timoer-terkunci-di-dalam-benteng-keraton-solo.jpg)