Breaking News:

Dua Kerabat Keraton Solo Dikunci

Kronologi Gusti Moeng dan GKR Timoer Dikunci di Keraton Solo Hingga Terpaksa Makan Daun Singkong

Selama terkunci di dalam ruangan keraton, Gusti Moeng dan GKR Timoer terpaksa bertahan dengan mengkonsumsi daun singkong dan pepaya.

Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jateng/Muhammad Sholekan
Kanjeng Pangeran Wirabumi ketika memberikan keterangan terkait dikuncinya beberapa kerabat Keraton Solo, Jumat (12/2/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Sejumlah kerabat Keraton Solo dan dua penari bedoyo dikunci oleh orang tidak dikenal di dalam keraton sejak Kamis (11/2/2021) kemarin.

Kerabat Keraton Solo yang dikunci di dalam keraton yakni GKR Wandasari atau Gusti Moeng dan GKR Timoer.

Selama terkunci di dalam ruangan keraton, Gusti Moeng dan GKR Timoer terpaksa bertahan dengan mengkonsumsi daun singkong dan pepaya.

Dedaunan tersebut terpaksa dimasak dengan menggunakan kayu bakar karena di dalam komplek keduanya terkunci, tidak ada tabung gas.

Selain itu, upaya pengiriman logistik dari luar yang dilakukan oleh Kanjeng Pangeran Edi Wirabumi tidak berhasil.

Kronologi Kejadian

Kanjeng Pangeran Edi menuturkan, awal mula kejadian tersebut saat Gusti Moeng mendapatkan informasi, ada tamu yang naik mobil dengan nomor polisi RI 10.

"Ternyata itu ketua BPK RI," ucap Edi pada awak media, Jumat (12/2/2021).

Lantaran yang datang adalah ketua BPK RI, lanjut dia, Gusti Moeng merasa berkepentingan untuk menyampaikan aspirasi kepada Ketua BPK RI.

Edi menjelaskan, aspirasi yang hendak disampaikan yakni berkaitan dengan Gusti Moeng beberapa waktu lalu menerima surat dari BPK Jawa Tengah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved