Breaking News:

Penanganan Covid-19 di Klaten Mulai Terkendali, 2 Indikator Keberhasilan Membaik

Tercatat dalam sepekan total angka kesembuhan berjumlah 406 kasus berbanding 333 kasus penambahan covid terhitung 1-7 Februari 2021. 

Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Penanganan Covid-19 di wilayah Klaten menunjukkan tren perbaikan dan penyebaran virus corona mulai terkendali 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Melewati pekan pertama Februari 2021, indikasi penanganan kasus covid 19 di Kabupaten Klaten menunjukkan tren positif. 

Hal itu bisa diukur dari laju angka penambahan kasus dan angka kesembuhan yang cenderung membaik, minimal sampai sepekan terakhir di awal bulan Februari 2021.

Berdasarkan pengolahan data covid 19 oleh Dinas Komunikasi Informatika Klaten, menunjukkan angka kesembuhan terlihat dominan atas angka penambahan kasus.

Tercatat dalam sepekan total angka kesembuhan berjumlah 406 kasus berbanding 333 kasus penambahan covid terhitung 1-7 Februari 2021. 

Tren ini membalik kondisi pekan-pekan sebelumnya dimana laju kesembuhan kasus sering keteter dibandingkan laju angka penambahan kasus positif covid 19.

Dominasi tren angka kesembuhan atas angka penambahan covid 19 berkorelasi memangkas komulatif angka kesakitan. 

Akibatnya adalah  residu kasus pasien yang harus dirawat dan melakukan isolasi mandiri terlihat menurun.

Terhitung rilis Satgas PP covid 19 Kabupaten Klaten tanggal 7 Februari 2021 mencatat jumlah pasien atau kasus isolasi mandiri berada di angka 631 kasus. 

Padahal awal  bulan Februari 2021 angka kesakitan cukup tinggi yakni berjumlah 729 kasus di posisi tanggal 1 Februari 2021.

Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah pentingnya menggenjot kinerja dalam meningkatkan angka kesembuhan.

Angka kesakitan di posisi angka 631 membutuhkan treatment dan perlakuan khusus agar angka kematian kasus bisa ditekan.

Upaya penegakan protokol kesehatan berbasis komunitas dan keluarga sangat perlu didorong menjadi gelombang perubahan perilaku.

Penguatan peran perempuan atau ibu dalam keluarga akan sangat efektif karena pendidikan perilaku itu bermula dari keluarga. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved