Breaking News:

Sport

Bank BPD DIY Bima Perkasa dan Stakeholder Basket se-Indonesia Ramaikan Webinar Better Defense System

Webinar ini dihadiri kepala pelatih Bima Perkasa, David Singleton, serta 50 peserta dari banyak provinsi di Indonesia.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Tangkapan layar webinar "Better Defense System"
Tangkapan layar webinar "Better Defense System" 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Yogya, Anthony Reagen, mengatakan, Bima Perkasa Manajemen (BPM) dan Bima Perkasa Academy punya cara untuk menaikkan kualitas basket di DIY, baik lewat agenda offline maupun online.

Hal ini disampaikannya dalam Webinar bertajuk "Better Defense System" Sabtu (6/2/2021) lalu.

Ia juga menganggap, jika perkembangan basket di DIY tak luput dari peran klub basket Bank BPD DIY Bima Perkasa yang tengah eksis di Indonesia Basketball League (IBL).

Webinar ini dihadiri kepala pelatih Bima Perkasa, David Singleton, serta 50 peserta dari banyak provinsi di Indonesia.

Di antaranya perwakilan Pengprov Perbasi DIY dan sejumlah provinsi lain di Indonesia.

Pelatih Bank BPD DIY Bima Perkasa akan Berbagi Jurus untuk Para Pelatih Lewat Webminar

Kepala pelatih tim basket Pelita Jaya Ocky Tamtelahitu, pelatih Sahabat Semarang Xaverius Wiwid, pengurus PB Perbasi Andika Bastian Kosasih, eks pemain WNBL Rajawali Bandung Dewi Nur Setiyaningsih, media, pengamat basket, dan para pelatih basket sekolah, klub, serta Unversitas.

"Event ini adalah bentuk kreativitas manajemen Bank BPD DIY Bima Perkasa dan Bima Perkasa Academy. Saya harap apa yang didiskusikan malam ini (kemarin) bisa diaplikasikan dalam tiap latihan dan pertandingan langsung," sambung founder Bima Perkasa Edy Wibowo.

Ditemani manajer Bima Perkasa, Dyah Ayu Pratiwi dan Raafi Zulfikar sebagai penerjemah, David Singleton membuka Webinar dengan analisis tim dalam membangun pertahanan.

Ia menganalogikan ring sebagai rumah yang harus dilindungi dengan berbagai cara, misalnya dengan membangun kultur kompetitif antarpemain saat latihan sehingga punya intensitas sekaligus kekuatan sama saat diturunkan mengawal ring lalu berani adu fisik.

Tim Basket Bank BPD DIY Bima Perkasa Gelar Internal Gim, Pemain Tak Mau Hilang Harapan

"Berani adu fisik ini bukan kita main kasar, tapi kita berani main keras dan trik supaya pemain lawan melakukan offensive foul. Itu bisa dicapai ketika kita memahami karakter tim kita dan menumbuhkan kultur kompetitif ke pemain lewat latihan. Itu juga yang saya tekankan ke para pemain di Bank BPD DIY Bima Perkasa," ucap David.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved