Breaking News:

Bisnis

PSTKM Diperpanjang Lagi, Pedagang Malioboro Mengeluh

Pedagang mengharapkan adanya bantuan dari pemerintah untuk membantu perekonomian pedagang yang terimbas.

TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita Ginting
Penjual pakaian di Malioboro, Jiwi (65) saat merapikan dagangannya, Sabtu (06/02/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah provinsi (Pemrov) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi memperpanjang masa Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM).

Direncanakan perpanjangan akan berlaku mulai 09-23 Februari mendatang.

Adanya perpanjang membuat pedagang di Malioboro mengeluh, satu di antaranya penjual pakaian, Jiwi (65).

"Kalau bisa harapannya tidak ada perpanjangan. Soalnya, saat ini penjualannya hanya bergantung dengan pembeli lokal sedangkan dari luar belum ada sama sekali," jelasnya kepada Tribunjogja.com, pada Sabtu (06/02/2021).

Kalau memang rencana perpanjangan dilakukan.

BREAKING NEWS : Sri Sultan HB X Resmi Perpanjang PSTKM di Wilayah DIY 9-23 Februari 2021

Ia mengharapkan adanya bantuan dari pemerintah untuk membantu perekonomian pedagang yang terimbas.

Karena, rata-rata penjual mengalami hal yang serupa.

"Sejak PSTKM ini, setiap  hari palingan hanya membawa pulang uang Rp20 ribu. Tentu, uang segitu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," tuturnya.

Ia menuturkan, seharusnya pemerintah turut memperhatikan kondisi pedagang terhadap kebijakan pembatasan.

Supaya, para pedagang pun tetap bisa bertahan di tengah tekanan pandemi.

"Tetap, kami mematuhi kebijakan pemerintah untuk kebaikan bersama. Namun dengan kondisi ini, bantuan pemerintah sangat kami harapakan untuk meringankan beban," urainya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved