Serie A
AC MILAN: Nasib Brahim Diaz setelah Juni & Perburuan Playmaker Baru
Artinya, manajemen Rossoneri harus bernegosiasi dengan Los Blancos jika mereka ingin pemain asal Spanyol tersebut bertahan setelah Juni.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - AC Milan kemungkinan besar tidak akan berhasil mempertahankan Brahim Diaz melewati akhir musim ini.
Playmaker itu tiba dari Real Madrid dengan status pinjaman kering selama satu musim musim panas lalu, dan tidak ada opsi untuk membeli termasuk sebagai bagian dari kesepakatan.
Artinya, manajemen Rossoneri harus bernegosiasi dengan Los Blancos jika mereka ingin pemain asal Spanyol tersebut bertahan setelah Juni.
Menurut OK Diario di Spanyol, Real Madrid telah memutuskan bahwa Brahim Díaz akan kembali setelah musim bersama AC Milan berakhir.
Manajemen Real telah merencanakan musim depan dan satu dari keputusan pertama yang dibuat adalah agar Brahim Diaz kembali ke Santiago Bernabeu.
Di Real Madrid, mereka yakin bahwa pemain internasional Spanyol U-21 mendapat tempat di skuat mereka tahun depan.
Dia mungkin tidak akan tampil sebagai starter, meskipun mereka menganggapnya sebagai pemain yang bisa menambah banyak hal dalam tim yang akan mengalami perombakan besar.
Mantan pemain Manchester City itu memiliki 1.251 menit pertandingan dengan Milan sejauh ini, setelah mencetak empat gol dan telah mencatatkan tiga assist.
Adaptasinya berjalan sangat cepat sehingga klub Merah-Hitam senang dengannya sampai-sampai mereka mempertimbangkan untuk meminta perpanjangan pinjaman dari Real Madrid.
Namun sekarang ini, tampaknya impian untuk mendapatkan jasa Diaz lebih lama lagi tidak mungkin.
Skema untuk Diaz
Sementara itu menurut Marca, ada dua kemungkinan skema yang dapat diambil dalam kesempakatan antara AC Milan dengan Real Madrid.
Raksasa Italia menawarkan kepada juara Spanyol tawaran uang tunai untuk menandatangani pemain secara permanen atau menegosiasikan perpanjangan pinjaman untuk musim 2021/22.
Los Merengues perlu menilai perkembangan pemain ini sebelum membuat keputusan, tapi berdasarkan fakta mereka hanya mengontraknya seharga 17 juta euro, tidak bisa lebih dari itu.
Marca menyebut, AC Milan bukanlah klub yang sangat kaya seperti mereka di tahun 1990-an, dan berulang kali berurusan dengan Financial Fair Play hingga memaksa Rossoneri menjadi lebih bijak dalam pengeluaran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/brahim-diaz-mengontrol-bola-di-serie-a-italia-sampdoria-vs-ac-milan-di-stadion-luigi-ferraris.jpg)