Breaking News:

Selama Pandemi, UMKM Dominasi Peminjaman Pembiayaan Digital 

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mencatatkan penyaluran pinjaman fintech peer to peer (P2P) lending masih didominasi

IST
Ilustrasi Financial Technology (Fintech) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mencatatkan penyaluran pinjaman fintech peer to peer (P2P) lending masih didominasi sektor usaha kecil, mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Dalam penelitian AFPI dengan DailySocial Research bertajuk 'Evolving Landscape of Fintech Lending in Indonesia' menyebutkan sepanjang 2020 peminjaman fintech banyak dilakukan oleh pelaku usaha produktif.

Untuk kategori fintech syariah sebanyak 70 persen pinjaman disalurkan kepada UMKM berbasis online.

Gunakan Dinar dan Dirham, 3 Pasar Muamalah di Bantul Ditutup

Lalu, kategori produktif sebanyak 42 persen pinjaman diberikan kepada UMKM online dan offline, dan kategori konsumtif 64,1 persen pinjaman dimanfaatkan oleh UMKM online.

Direktur Eksekutif AFPI, Kuseryansyah menuturkan, selama pandemi pembiayaan digital menjadi harapan bagi pelaku usaha untuk bertahan.

"Sektor UMKM paling terimbas pandemi. Pendanaan yang sifatnya cepat dan pengaksesan paling dicari sehingga alternatifnya dengan metode pembiayaan digital," jelasnya melalui konferensi pers Pinjaman dan Pendanaan Aman di Masa Pandemi, pada Jumat (05/02/2021).

Dengan adanya kolaborasi dengan digital ekosistem akan membuat fintech penyalur dapat memotret profil UMKM lebih optimal.

Dengan begitu, UMKM akan lebih terpantau dari segi pembiayaan dan dapat meningkatkan hubungan dengan institusi keuangan lainnya.

"Ini sebagai langkah partisipatif untuk mendukung pemerintah dalam pemulihan ekonomi. Tentu, kehadiran fintech untuk UMKM mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Malahan, diharapkan pembiayaan digital bisa lebih masif menyetuh UMKM yang berada di daerah," terangnya.

UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta: Bertambah 280 Kasus, Total Kasus Positif Menjadi 23.186 Kasus

Setiap tahunnya industri fintech lending mampu mencatatkan pertumbuhan kredit di atas 100 persen. 

Hingga, September 2020 sebanyak Rp128 triliun pendanaan berhasil disalurkan ke masyarakat.

"Ke depannya , pertumbuhan kredit bagi pelaku UMKM diharapakan akan terus mengalami peningkatan. Dan, pembiayaan dapat dipergunakan untuk kemajuan usaha mereka," urainya. (ndg)

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved