Serie A
JUVENTUS vs ROMA: Danilo Tak Bisa Berhenti Menyerang, Spinazzola Ogah Kehilangan Poin Lagi
Bek kiri Juve Danilo menyatakan Juventus telah belajar dari kekalahan saat melawan Inter Milan dan tumbuh sebagai sebuah tim yang kuat.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Juventus akan menyambut Roma di Juventus Stadium, Minggu (7/1/2021) pukul 00.00 WIB.
Bek kiri Juve Danilo menyatakan Juventus telah belajar dari kekalahan saat melawan Inter Milan dan tumbuh sebagai sebuah tim yang kuat.
Namun menjelang melawan Giallorossi, pemain asal Brasil tersebut tetap menaruh hormat tinggi kepada tim Ibu Kota itu.
“Saya yakin Roma adalah salah satu tim terbaik di Italia, karena mereka memiliki pelatih yang kuat dan pemain berkualitas,” katanya dikutip Tribun Jogja dari Sky Sport Italia via Football Italia.
“Saya pikir mereka (Roma) bisa memenangkan Scudetto.
Bianconeri juga kembali naik klasemen, menjadikannya head-to-head untuk tempat ketiga, karena mereka telah berubah sejak mengalahkan kekalahan 2-0 di Inter.

“Itu adalah sedikit dari segalanya yang berubah, dari sikap psikologis hingga apa yang kami lakukan di lapangan.
“Itu adalah kekalahan yang sulit, tapi kami telah bermain bagus untuk beberapa pertandingan sebelumnya juga.
"Saya mempertahankan tim yang percaya pada kemampuan mereka adalah mereka yang belajar sesuatu dari kekalahan, mengubah sikap mereka, dan itulah yang dilakukan Juventus."
Danilo telah menjadi sosok kunci dalam adaptasi taktik Andrea Pirlo, yang bervariasi dari tiga di belakang hingga empat.
“Saya seorang bek, tapi saya suka berpartisipasi dalam membangun serangan dari belakang, untuk membawa bola ke lini tengah.
“Saya tidak tahu peran mana yang saya sukai, tetapi saya dapat mengatakan bahwa saya ingin mulai bergerak dan tidak hanya bertahan."

Sementara itu di kubu Roma, Leonardo Spinazzola mengakui hasil imbang sebelumnya dengan Juventus adalah pertandingan yang paling disesalkan untuk Roma.
“Hasil imbang 2-2 dengan Juve adalah pertandingan yang paling disesali bagi kami, karena kami membuang tiga poin,” kata Spinazzola kepada Roma TV.
“Kami telah mengendalikan pertandingan, kami menyia-nyiakan dua atau tiga peluang, bisa membunuh mereka dan tidak melakukannya.