Breaking News:

Analisis Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Jumat 5 Februari 2021

ergerakan nilai tukar rupiah diprediksi bakal melanjutkan pelemahan pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (5/2/2021).

Tribunnews.com/Herudin
Nilai tukar rupiah terhadap dollar 

Tribunjogja.com Jakarta --- Pergerakan nilai tukar rupiah diprediksi bakal melanjutkan pelemahan pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (5/2/2021).

Dimana, tekanan mata uang Garuda diprediksi masih datang dari sentimen eksternal.

Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Kamis (4/2) rupiah tercatat melemah 0,07% ke level Rp 14.015 per dolar AS.

Sedangkan pada kurs tengah Bank Indonesia (Jisdor), mata uang Garuda juga terkoreksi ke level Rp 14.036 per dolar AS atau melemah 0,13% dari perdagangan sehari sebelumnya.

Kepala Riset dan Edukasi PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi, rupiah masih akan melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini.

Ini mengingat, pada perdagangan Kamis (4/2) indeks dollar Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan, didukung sentimen outlook pemulihan ekonomi di Negeri Paman Sam.

"Selain itu, data-data ekonomi yang dirilis belakangan juga memperlihatkan hasil yang lebih baik dari ekspektasi," kata Ariston kepada Kontan.co.id, Kamis (4/2).

Ditambah lagi, menguatnya yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun ke level 1,14% turut membantu penguatan dollar AS lebih lanjut.

Di samping itu, ekspektasi pasar cenderung positif terhadap perilisan stimulus AS sebesar US$ 1,9 triliun, sekaligus mendorong kenaikan yield obligasi tersebut.

Apalagi, DPR AS juga telah menyetujui proposal stimulus dan prosesnya akan berlanjut di Senat.

Halaman
123
Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved