Breaking News:

PPKM

Hampir Sepekan PPKM Tahap Kedua, Kunjungan ke Objek Wisata di Klaten Cenderung Sepi

Kunjungan ke objek wisata di Klaten selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap kedua cenderung sepi.

TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Pengunjung menaiki tangga di objek wisata Bukit Sidoguro yang berada di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Kunjungan ke objek wisata di Klaten selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap kedua cenderung sepi.

Bahkan dalam hari, rata-rata jumlah pengunjung di 58 objek wisata yang ada di Kabupaten Bersinar di bawah 100 pengunjung.

"Pengunjung objek wisata itu paling banyak berkisar di angka 80, 70, bahkan ada yang hanya 50 pengunjung saja dalam sehari. Jadi pengunjung tidak seperti hari-hari biasa," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudparpora Klaten, Sri Nugroho, Minggu (31/1/2021).

Baca juga: Diskominfo DI Yogyakarta Laporkan Rata-rata Dua Isu Hoax Vaksin COVID-19 Tiap Harinya

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Targetkan Vaksinasi Covid-19 untuk Masyarakat Dimulai April

Ia memaparkan, ketika semua objek wisata masih boleh di buka sebelum diberlakukannya PPKM di Klaten, jumlah pengunjung di seluruh objek wisata di Klaten bisa menembus angka 5.000 pengunjung setiap harinya.

"Hari biasa sebelum ada PPKM itu kan pengunjung objek wisata di daerah kita bisa mencapai 5.000. Saat PPKM ini kalau ditotal kadang rata-rata ada 700. Kemarin sempat menembus angka 1.300 pengunjung di seluruh objek wisata di Klaten," paparnya.

Kemudian, Sri menjelaskan jika sepinya pengunjung objek wisata di Klaten saat pemberlakuan PPKM tidak bisa dilepaskan dari pembatasan jumlah pengunjung yang diterapkan.

Sebab, pada PPKM tahap kedua ini, jam operasional objek wisata dibatasi hingga pukul jam 15.00 setiap harinya.

"Selain itu jumlah pengunjung yang bisa berwisata di objek wisata tersebut juga dibatasi sebesar 30 persen dari total kapasitas," imbuhnya.

Baca juga: Banjir dan Jalan Putus Terjadi di Girisubo Gunungkidul

Baca juga: Wakil Ketua DPRD DIY : Kalau Ada Penyelewengan Bansos Laporkan Kami

Selain itu, ia juga memastikan semua pengelola objek wisata di daerah itu tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19 selama PPKM tahap kedua.

Disbudparpora Klaten mengungkap setelah mendapat izin pembukaan objek wisata pada Selasa (26/1/2021) lalu, belum ada objek wisata di daerah itu yang ditindak karena melanggar protokol kesehatan.

"Kami setiap hari memantau di objek wisata dan tentunya dengan pembentukan tim Satgas, kami juga memberikan pembinaan agar pengelola taat aturan. Sejauh ini belum ada yang melanggar, taat semua," jelasnya. (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved