Para Guru Madrasah Tuangkan Pengalaman Mengajar Selama Pandemi Dalam Bentuk Buku

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Dr M Zain dan Kakanwil Kemenag DIY

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Launching buku Wajah Indonesia dan Pesona Negeriku karya guru-guru madrasah 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Dr M Zain dan Kakanwil Kemenag DIY Drs H Edhi Gunawan kompak memberikan apresiasi atas terbitnya buku Wajah Indonesia dan Pesona Negeriku.

Hal itu mengemuka saat webinar launching kedua buku ini pada Sabtu (30/1/2021).

“Ini sebuah kebanggaan, akan kami laporkan lahirnya dua buku ini kepada Menteri Agama dan Wakil Menteri Agama,” ujar Zain melalui keterangan yang diterima Tribun Jogja. 

Baca juga: Jika Ingin Rezekimu Lancar, Lakukan 5 Amalan Sunah Ini, di Antaranya Salat Dhuha

Baca juga: Pandemi Tak Membuat Biaya Kuliah di Perguruan Tinggi Swasta di DI Yogyakarta Turun Signifikan

Ia mengakui, di Indonesia masih terdapat tantangan literasi.

“Padahal dengan menulis itu sama saja menjaga kewarasan bangsa,” tambah Zain.

Sementara, Kakanwil Edhi Gunawan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas lahirnya dua buku ini. 

“Kami sangat bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Buku ini ditulis 77 orang termasuk ada 46 guru madrasah yang ikut berkontribusi,” tandas Edhi. 

Sejak adanya pandemi, jelas Edhi, para guru di madrasah banyak memanfaatkan waktu mengajar secara daring dan work from home (WFH) dengan menulis.

“Para guru madrasah di wilayah kami membuat antologi buku misalnya pengalaman mengajar saat pandemi. Banyak dinamika yang dialami dan dituangkan dalam tulisan,” urainya. 

“Bahkan saya sudah tak bisa menghitung lagi, berapa kali kami telah me-launching buku di masa pandemi ini. Saya berharap kegiatan menulis seperti ini dapat terus dilakukan secara berkesinambungan,” sambung Edhi. 

Baca juga: Komentar Solskjaer Jelang Pertandingan Liga Inggris Arsenal Kontra MU

Baca juga: Pandemi Tak Membuat Biaya Kuliah di Perguruan Tinggi Swasta di DI Yogyakarta Turun Signifikan

Sementara, pendiri dan trainer LQ7 Training, H Zainal Ilmi menegaskan, usai melihat apresiasi yang ada maka sepantasnya dilanjutkan dengan proyek menulis selanjutnya. 

“Bisa dilanjutkan misalnya dengan naskah buku berjudul Indonesia Menulis agar dapat menjadi wadah para penulis lintas sektoral,” katanya.

Kegiatan webinar yang dipandu Dra RR Ayu Dewi Widowati (Guru MTsN 1 Yogyakarta) ini dilanjutkan dengan sambung rasa usulan dari seluruh penulis yang sepakat untuk kembali menulis dan melahirkan karya selanjutnya. (uti) 

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved