Cahaya Aneh di Langit Munculkan Spekulasi Tentang UFO

Penampakan tersebut terjadi saat CIA baru-baru ini memutuskan untuk mendeklasifikasi dokumen UFO yang bernilai lebih dari tiga dekade.

Tayang:
Penulis: Sigit Widya | Editor: Sigit Widya
Net
Cahaya diduga UFO 

TRIBUNJOGJA.COM  – Sebuah gugus cahaya misterius terlihat di langit malam dekat Charlotte, NC, Amerika Serikat, pada akhir pekan lalu, yang mengarah kepada perdebatan di media sosial tentang kemungkinan keberadaan UFO.

Dikutip Tribunjogja dari Charlotte Observer, Jumat (29/1/2021), cahaya aneh terlihat mengambang di atas komunitas Indian Trail di negara bagian itu, kemudian diunggah di halaman Facebook komunitas "What’s Up Indian Trail?".

“Ada yang tahu cahaya apa yang berkedip-kedip seperti lentera tetapi terus bergerak sampai menghilang tersebut?,” tanya Alisa Homewood di halaman Facebook "What’s Up Indian Trail?".

“Pikiran awal saya saat melihatnya adalah sebuah helikopter di kejauhan,” lanjutnya.

“Namun, saat cahaya mendekat, tidak ada suara,” tambah Alisa.

“Kemudian, cahaya naik ke langit dan menghilang secara misterius,” sambungnya.

Beberapa ratus orang bereaksi terhadap postingan Alisa, menyampaikan pendapat berbeda terkait fenomena aneh itu.

Banyak yang yakin bahwa cahaya tersebut adalah UFO.

Ada pula yang bilang cahaya itu merupakan roket milik SpaceX.

Penampakan tersebut terjadi saat CIA baru-baru ini memutuskan untuk mendeklasifikasi dokumen UFO yang bernilai lebih dari tiga dekade.

Hijau dan biru

Akhir 2019 lalu, NASA menemukan cahaya misterius di ruang angkasa dan belum dapat dijelaskan secara pasti.

Sebuah kilatan cahaya terang dengan bintik-bintik hijau dan biru tiba-tiba muncul dan langsung menghilang dalam hitungan detik kosmik.

Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Astrophysical Journal, Observatorium Sinar-X NuSTAR yang sedang mengamati galaksi Fireworks melihat beberapa gumpalan cahaya biru dan hijau, lalu menghilang dalam beberapa minggu.

Observatorium Sinar-X NASA juga menyaksikan penampakan dan lenyapnya gumpalan hijau, yang dikenal sebagai sumber sinar-X ultraluminous (ULX).

“Sepuluh hari adalah waktu yang sangat singkat untuk objek terang seperti itu muncul,” kata peneliti postdoctoral di Caltech, Hannah Earnshaw.

Ia menuturkan, biasanya dengan NuSTAR teramati perubahan yang lebih bertahap dari waktu ke waktu dan jarang sekali melihat sumber beberapa kali berturut-turut secara cepat.

Mereka sangat beruntung dapat menangkap sumber yang berubah sangat cepat dan sangat menarik.

Para peneliti menunjukkan bahwa ULX adalah kejadian umum di luar angkasa.  

Mereka juga mencatat bahwa ULX biasanya berumur panjang.

Para peneliti menawarkan beberapa teori untuk penjelasan penampakan gumpalan hijau tersebut, termasuk fakta kemungkinan black hole atau lubang hitam yang memakan objek lain. (Tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved