Peracik Bumbu Indomie Nunuk Nuraini Meninggal Dunia
Nunuk Nuraini, sosok di balik aneka rasa Indomie meninggal dunia pada Rabu (27/1/2021) sekitar pukul 14.45 WIB.
TRIBUNJOGJA.COM - Nunuk Nuraini, sosok di balik aneka rasa Indomie meninggal dunia pada Rabu (27/1/2021) sekitar pukul 14.45 WIB.
Nunuk Nuraini meninggal dunia di usia 59 tahun.
Kabar duka ini dibenarkan oleh Kepala Humas Indofood, Nurlita Novi Arlaida.
"Ibu Hj Nunuk Nuraini wafat hari ini dan pulang dengan tenang ke pangkuan Allah SWT," kata Novi, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (27/1/2021).
Nunuk memiliki peran penting dalam penemuan varian baru rasa Indomie.
Wanita lulusan Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung jurusan Teknologi Pangan ini memang dikenal sangat terampil dalam meramu setiap varian rasa Indomie.
Hingga saat ini, Indomie memiliki puluhan varian rasa yang beraneka ragam.
Antara lain, rasa ayam geprek, soto, ayam bayam, dan masih banyak lagi.
Sosok Nunuk juga sempat menjadi perbincangan warganet, ketika Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyebutkan sebagai 'pahlaman anak kos'.
"Coba anak-anak mahasiswa, ucapkan terima kasih dan doa yang baik untuk ibu Nunuk, sosok pahlawan bagi anak-anak kos, terutama jika akhir bulan. Hidup Unpad," tulis akun Instagram @ridwankamil.
Pernyataan itu pun sangat relevan dengan kehidupan anak-anak kos.
Sebab, harga Indomie yang terjangkau dan banyak jadi pilihan anak kos saat kondisi kantong mulai menipis.
Namun rupanya, kelezatan mi instan tak hanya dirasakan warga Indonesia saja.
Artis luar negeri pun pernah kepergok sedang menikmati mi instan, misalnya Kylie Jenner.
Beberapa bulan lalu, model ternama itu sempat menggegerkan warganet karena posting mi rebus lengkap dengan telur.
Bahkan unggahan Kylie Jenner tersebut sampai trending topik di Indonesia.
Warganet menduga mi tersebut sebagai Indomie Kari Ayam karena tampilannya yang sangat khas.
Lantas, bagaimana sejarah Indomie?
Indomie pertama kali diluncurkan pada 1972 dan berkembang pesat seiring dengan diterimanya produk mi instan di Indonesia.
Mi instan sendiri mulai dikenal masyarakat pada 1969, dan sempat diragukan keberadaannya pada awal kemunculan.
Namun harga mi instan yang terjangkau, mudah disajikan, dan cenderung awet membuat mi instan mudah diterima.
Mengutip dari laman resmi Indomie, produk pertama Indomie yang diperkenalkan ke publik adalah Kuah Rasa Kaldu Ayam.
Namun Indomie terus berinovasi.
Pada 1982, penjualan produk Indomie mengalami peningkatan signifikan setelah produk Indomie Kuah Rasa Kari Ayam diluncurkan.
Baca juga: Inilah Profil dan Sosok Nunuk Nuraini Pencipta Bumbu Indomie yang Meninggal Dunia
Kemunculan mi goreng
Produk Indomie semakin digemari ketika pada 1983 muncul kepada publik varian rasa dari Indomie Mi Goreng.
Mengutip dari laman resminya, perusahaan mengklaim Indomie Mi Goreng sebagai rasa Indomie paling populer di dunia yang terbuat dari tepung berkualitas serta bahan dan bumbu segar pilihan.
Indomie, pertama kali dibuat oleh PT Sanmaru Food Manufacturing Co Ltd.
Akan tetapi, pada 1984 perusahaan tersebut dibeli oleh PT Sarimi Asli Jaya yang memproduksi Sarimi.
Kemudian pada 1990, PT Indofood Sukses Makmur Tbk yang sebelumnya bernama PT Panganjaya Intikusuma mengakusisi perusahaan tersebut.
Kini baik Sarimi dan Indomie berada di bawah satu perusahaan yang sama.
Keberadaan PT Indofood tak bisa terlepas dari adanya sosok Sudono Salim atau Liem Sioe Liong.
Mengutip Harian Kompas, Minggu (20/12/1992), Salim dengan Salim Groupnya menerapkan strategi bisnis yang terintegrasi.
Sehingga sedikitnya 90 persen pasar domestik mi instan ketika itu dikuasai Salim Group melalui produk Supermi, Sarimi, Super Cup dan sebagainya.
Populer di mancanegara
Tak hanya di Indonesia, Indomie populer hingga mancanegara seperti Singapura, Malaysia, Hong Kong, dan Taiwan.
Produk Indomie juga menjangkau kawasan Eropa, Timur Tengah, Afrika dan Amerika.
Pemasaran Indomie ke luar negeri telah dimulai sejak 1992.
"Kalau bicara populer, Indomie itu sejak tahun 1992, jadi sudah mengakar, dan original yang pertama," ujar Direktur PT Indofood Sukses Makmur Franciscus Welirang, melansir pemberitaan Kompas.com (8/6/2017).
Kini Indomie memiliki sejumlah pabrik di berbagai negara, seperti Malaysia, Arab Saudi, Nigeria, Suriah, hingga Mesir.
Pencapaian
Pada 2016, Indomie pernah masuk jajaran 10 merek paling banyak dibeli di seluruh dunia berdasarkan riset perusahaan Kantar Worldpanel bertajuk Brand Footprint.
Pada 2019, Indomie memenangi peringkat ramen instan terbaik versi harian asal AS, LA Times.
"Menempatkan Indomie sebagai juara sebenarnya curang, karena Indomie lebih tepat disebut sebagai mi instan daripada ramen," tulis food columnist Lucas Kwan Peterson di LA Times.
Namun, ia tak peduli. Sebab, menurut Peterson, Indomie sangat enak.
Peterson menyebutkan, ketika Indomie ayam panggang beserta bumbu-bumbunya bersatu, mereka memberikan sensasi rasa surgawi. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Peracik Bumbu Indomie Meninggal, Kelezatan Mi Instan Bikin Nagih 6 Artis Luar, Termasuk Kylie Jenner
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/peracik-bumbu-indomie-nunuk-nuraini-meninggal-dunia.jpg)