Erupsi Gunung Merapi
Barak Pengungsian Purwobinangun Dilengkapi Wastafel, Posko Kesehatan dan WiFi
Pengungsi Gunung Merapi yang berada di Barak Pengungsian Purwobinangun akan mendapat layanan kesehatan dari Puskesmas Pakem selama berada di situ.
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pengungsi Gunung Merapi yang berada di Barak Pengungsian Purwobinangun akan mendapat layanan kesehatan dari Puskesmas Pakem selama berada di situ.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Joko Supriyanto mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Puskesmas Pakem.
Rencananya, posko kesehatan itu akan berada di ruangan terpisah, namun tidak jauh dari barak pengungsian.
Kira-kira, hanya beberapa langkah saja dari gedung utama.
Baca juga: Pengungsi Merapi di Barak Pengungsian Purwobinangun Jalani Protokol Kesehatan
“Nanti di depan itu akan kami buat posko kesehatan dan sekretariat. Untuk para pengungsi yang mau cek kesehatan bisa di situ,” katanya kepada Tribunjogja.com di Barak Pengungsian Purwobinangun, Rabu (27/1/2021).
Hal ini dilakukan untuk memantau kondisi pengungsi Turgo yang berusia lanjut.
Sebab, menurut Joko, sebagian pengungsi adalah lansia yang perlu diperhatikan kesehatannya.
Pantauan Tribunjogja.com, memang ada satu ruangan yang sedang dirombak untuk dijadikan pos layanan kesehatan dan sekretariat.
Selain posko kesehatan, pemerintah juga akan melengkapi titik wifi di pengungsian.
Baca juga: ERUPSI Gunung Merapi : Warga Turgo Bersiap Mengungsi di Barak Purwobinangun
Ini kaitannya dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diperlukan anak-anak sekolah.
“Besok wifi akan kita pasang. Kami sudah koordinasi sama Diskominfo untuk memasang wifi. Jadi siswa yang di sini juga tetap bisa belajar,” tuturnya.
Ditanya mengenai jumlah pengungsi anak, Joko mengakui pihaknya belum menghitung.
Namun, ia memperkirakan ada sekitar 20 anak yang berada di pengungsian.
“Ya, wifi ini untuk belajar. Kami kan tidak tahu sampai kapan di sini. Jadi kami siapkan semua fasilitasnya jangan sampai ada yang tidak nyaman,” tandas Joko. ( Tribunjogja.com )