Unisa Yogyakarta Catat Rekor MURI jadi Perguruan Tinggi yang Sukses Laksanakan ALD Terbanyak

Unisa Yogyakarta Catat Rekor MURI jadi Perguruan Tinggi yang Sukses Laksanakan ALD Terbanyak

Tayang:
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Hari Susmayanti
Tangkapan layar
Rektor Unisa Yogyakarta, Warsiti saat menerima penghargaan rekor Muri sebagai Perguruan Tinggi yang sukses laksanakan ALD terbanyak dalam waktu satu bulan. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Universitas 'Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta berhasil mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaiannya sebagai Perguruan Tinggi yang Melaksanakan Asesmen Lapangan Daring (ALD) dari LAMPTKes Terbanyak dalam Satu Bulan (November 2020).

Penyerahan penghargaan dari MURI kepada Unisa dilakukan secara daring pada Selasa (26/1/2021). 

Rektor Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta, Warsiti menjelaskan, kebijakan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAMPTKes) terkait pelaksanaan ALD ini merupakan salah satu proses akreditasi program studi di masa pandemi Covid-19. 

"ALD ini merupakan sebuah proses asesmen dan penilaian secara komprehensif atas komitmen perguruan tinggi terhadap mutu dan penyelenggaraan Tridharma yang ada di Unisa sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab kami terhadap stakeholder dan masyarakat, bahwa lulusan kami telah memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan," ujar Warsiti melalui Zoom Meeting, Selasa (26/1/2021). 

Baca juga: Prodi di Fakultas Ilmu Kesehatan Unisa Yogyakarta Dapat Akreditasi Baik dan Sangat Baik

Ia menuturkan, ALD yang dilakukan oleh Unisa sebanyak 4 kali dalam sebulan ternyata tak segampang yang dibayangkan sebagaimana asesmen lapangan offline.

Namun, menurutnya, hal ini memberikan banyak pengalaman berharga bagi Unisa. 

"Kami semakin melek teknologi, juga effort kami sungguh luar biasa. Ketika kami harus secara live menunjukkan praktik kami di rumah sakit, ada rasa cemas, ada rasa khawatir, sehingga kehati-hatian dan ketaatan kami untuk mengikuti protokol kesehatan ini menjadi hal yang selalu kami ingatkan kepada teman-teman tim," tutur Warsiti sembari menahan rasa haru.

Terlebih, ungkapnya, di Unisa ALD dilaksanakan 4 kali dalam satu bulan selama November.

"Kami harus pandai mengatur energi kami. Namun demikian, rasa lelah kami terobati ketika kami mendapatkan surat keputusan dari LAMPTKes yang mana hasilnya akreditasi kami sesuai harapan kita semua. Oleh karena itu, kami mencoba mengabadikan praktik baik kami ini untuk mendapat penghargaan dari MURI," imbuhnya Warsiti. 

Dalam kesempatan yang sama, Founder Museum Rekor Dunia Indonesia, Prof Jaya Suprana mengucapkan kekagumannya pada pencapaian Unisa. 

"Saya kagum sekali karena rekornya bukan main-main. Rekornya melambangkan suatu semangat yang terbaik untuk mempersembahkan sesuatu dengan memberdayakan teknologi komunikasi terbaru yang memungkinkan semua dilakukan tanpa melanggar protokol kesehatan," bebernya. 

"Unisa Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi yang Melaksanakan Asesmen Lapangan Daring (ALD) dari LAMPTKes Terbanyak dalam Satu Bulan (November 2020). Di sini bersama kami ini piagam penghargaan, akan dikirimkan ke Yogyakarta untuk diterimakan kepada Rektor Unisa," sambung Jaya. (Tribunjogja/Maruti Asmaul Husna)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved