Breaking News:

Pemkot Magelang Gagas Rumah Budaya, Wadah untuk Pengembangan Seni Budaya

Melalui Rumah Budaya, para seniman, budayawan, dan sejarawan di Kota Magelang bisa memiliki tempat untuk mengembangkan ide dan kreativitas mereka.

DOK. Pemerintah Kota Magelang
Kegiatan pertunjukan seni teater di Kota Magelang. 

TRIBUNJOGJA.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggagas Rumah Budaya sebagai media pengembangan seni budaya di Kota Magelang.

Rumah Budaya tersebut memiliki fungsi sebagai tempat berkumpul, beraktivitas, dan diskusi bagi para seniman, budayawan, dan sejarawan.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Magelang Sugeng Priyadi menjelaskan, Rumah Budaya merupakan tempat latihan atau sanggar potensial untuk wayang, karawitan, ketoprak, tari, teater, dan sebagainya.

Selain itu, tempat tersebut juga menjadi lingkungan gladi kesenian sebagai duta seni daerah dan kantor Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Kota Magelang.

“Rumah Budaya merupakan tempat menghimpun atau mengoleksi hasil karya seni lokal,” ujar Sugeng dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Jogja, Selasa (26/1/2021).

Sugeng mengatakan, pendidikan seni dan budaya tradisional maupun seni kreatif perlu dikembangkan melalui komunitas atau kelompok.

“Hal ini bisa memberikan nilai positif kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Mereka akan mampu bersosialisasi positif di lingkungan sekitarnya,” jelas Sugeng.

Menurutnya, meski punya wilayah sempit, Kota Magelang memiliki komunitas dan budaya yang bisa dikembangkan. Mereka terdiri dari seniman, budayawan, dan sejarawan dengan berbagai tingkat kesenian, tradisi, cerita, serta sejarah lokal.

Dengan menyatukan komunitas, kata Sugeng, maka seni budaya bisa bersatu untuk berdaya saing dengan seni budaya lain.

“Hal itu sangat erat hubungannya Kota Magelang sebagai Pakuning Tanah Jawa, serta adanya beberapa situs dan peninggalan bersejarah di kota ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Magelang Agus Sujito menambahkan, Rumah Budaya merupakan media yang memfasilitasi para seniman, budayawan, dan sejarawan Kota Magelang.

Ia menuturkan, dengan adanya Rumah Budaya tersebut, mereka dapat berdiskusi dan beraktivitas bersama komunitasnya.

"Mereka dapat latihan setiap hari, bergilir, atau terjadwal. Di Rumah Budaya pun dapat dilakukan pentas seni mingguan, bulanan, maupun insidental, misalnya sarasehan, diskusi, bedah buku, seminar, dan sejenisnya," ujarnya.

Lebih lanjut, Agus menambahkan, masyarakat Kota Magelang memiliki berbagai kesenian yang menjadi segmen dari Rumah Budaya, seperti seni tari, musik, teater, sastra, seni rupa, juga literasi sejarah atau folklore.

“Kami berharap dengan terwujudnya Rumah Budaya, seni dan budaya di Kota Magelang dapat lebih berkembang, maju dan lestari,” tuturnya.

Penulis: AMALIA PURNAMA SARI
Editor: Mikhael Gewati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved