Sinetron Ikatan Cinta

Rangkuman Sinetron Ikatan Cinta 23 Januari: Akankah Al Percayai Andin Jika Bukan Ia yang Bunuh Roy?

Andin mengatakan jika bukan dia yang membunuh Roy, namun ia tidak memiliki bukti kuat. Jika ia memiliki bukti maka tidak mungkin ia sampai dipenjara.

Tayang:
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Yoseph Hary W
ist
Sinetron Ikatan Cinta Tayang di RCTI 

Tribunjogja.com - Sinetron Ikatan Cinta episode Sabtu 23 Januari diceritakan bahwa Rafael mendatangi ruang pimpinan Universitas Pelita Nusa.

Rafael menanyakan kepada pimpinan terkait Andin yang baru saja mengajar.

Ia mengatakan jika Andin adalah juniornya saat masih di bangku kuliah.

Pimpinan mengatakan, sebelumnya andin pernah menjadi dosen magang, kemudian berhenti dan sekarang kembali mengajar lagi.

Rafael menanyakan kenapa Andin berhenti mengajar?

Pimpinan mengatakan jika Andin sempat tersandung kasus pidana pembunuhan, padahal menurut pimpinan, Andin adalah sosok dosen yang baik

Rafael kaget mendengar perkataan pimpinan.

Rafael tidak mempercayai jika Andin seorang pembunuh.

Sebab Andin yang ia kenal tidak mungkin melakukan perbuatan itu.

Nino mengingat percakapan antara dirinya, Andin dan Papa Surya saat Andin dipenjara.

Andin mengatakan jika ia mengandung anak Nino, namun Nino tidak percaya dan menuduh jika Andin telah berkhianat.

Andin mengatakan alasan Roy mendatangi rumah Nino saat peristiwa tersebut karena Roy, Elsa dan Andin akan menyelesaikan masalah.

Al dan Andin masih terjebak di rooftop. Andin mengatakan setelah keluar dari rooftop, ia meminta Al agar tidak menemuinya.

Sebab Mama Rosa tidak mengetahui masa lalu Andin sebagai seorang narapidana. Padahal Andin mengatakan jika bukan dia pembunuhnya. Namun tak ada orang yang mempercayainya.

Andin menceritakan, saat pacaran dengan Roy, Roy tidak pernah mengenalkan Andin kepada keluarganya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved