Breaking News:

Kabupaten Gunungkidul

Empat Pelaku Usaha di Gunungkidul Dapat Teguran, Langgar Aturan PSTKM

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul mengubah sejumlah aturan dalam Instruksi PSTKM menjadi terperinci pada 12 Januari lalu.

TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Petugas Satpol-PP Gunungkidul memberi imbauan pada pelaku usaha, khususnya rumah makan di Wonosari pada Senin (11/01/2021) malam. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul mengubah sejumlah aturan dalam Instruksi PSTKM menjadi terperinci pada 12 Januari lalu.

Otomatis, instruksi sebelumnya hanya berlaku selama dua hari pertama PSTKM.

Kabid Penegakan Perda Satpol-PP Gunungkidul Sugito mengungkapkan ada kritik dan masukan pada instruksi pertama. Respon itu dilayangkan oleh Pemerintah DIY.

"Oleh Pemda, Gunungkidul dikritik karena dianggap terlalu longgar dalam mengatur PSTKM," katanya, Selasa (19/01/2021).

Satpol-PP Gunungkidul sebelumnya sudah berpatroli dan sosialisasi instruksi pertama sejak 11 Januari lalu.

Namun karena ada perubahan, proses sosialisasi pun diulang kembali.

Sugito mengatakan instruksi baru berlaku mulai tanggal 13 Januari, sehari setelah diteken Bupati.

Tim gabungan Satpol-PP Gunungkidul lantas berkeliling mensosialisasikan instruksi baru tersebut.

"Kami sampaikan instruksi lama hanya berlaku selama 2 hari (11-12 Januari). Besoknya berlaku instruksi baru," ujarnya.

Baca juga: Pemkab Gunungkidul Revisi Aturan PSTKM, Berikut Rinciannya

Meski harus sosialisasi ulang, Sugito mengatakan pihaknya tetap melakukan penindakan bagi yang melanggar.

Halaman
12
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved