Serie A
Inter Milan Vs Juventus: Komentar Antonio Conte dan Andrea Pirlo
Antonio Conte memperingatkan Inter Milan belum sepenuhnya menutup jarak dengan Juventus dan masih menggunakannya sebagai laga referensi untuk sukses
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
“Eriksen sejauh ini bermain sebagai gelandang tengah, sebagai trequartista dan sekarang seorang playmaker. Memiliki pemain yang dapat menempati berbagai posisi bisa bermanfaat.”
Pirlo terinspirasi Conte
Sementara itu, Andrea Pirlo mengungkapkan Antonio Conte membuatnya ingin menjadi pelatih selama mereka bersama di Juventus.
Namun kedua pelatih itu harus bertarung untuk merebut Scudetto dengan tim asuhan mereka, Bianconeri dan Nerazzurri, Senin (18/1/2021) pukul 02/45 WIB.
“Saya berharap melihat Inter agresif yang ingin mengatur tempo permainan, tetapi kami adalah Juventus, jadi kami ingin pergi ke San Siro dengan gaya sepak bola kami, bebas dari tekanan,” kata Pirlo dalam konferensi persnya, dikutip Tribun Jogja dari Football Italia.
“Tidak boleh ada rasa takut, tidak ada rasa takut, bahkan dalam pertandingan sepenting itu. Kita harus membebaskan pikiran kita.
“Kami adalah Juventus dan harus terbiasa dengan orang-orang yang menekan kami.
Baca juga: CHELSEA 1-0 FULHAM: Rating Mendy, Silva, Ziyech, Pulisic, Werner & Mason Mount MOTM
“Kemenangan itu akan memberi kami dorongan nyata yang melampaui tiga poin.
“Kami mungkin memiliki filosofi yang berbeda saat ini, tetapi kedua tim akan berjuang sampai akhir untuk memperebutkan gelar. ”
Conte adalah pelatih yang memulai kemenangan beruntun sembilan tahun Scudetto, dengan Pirlo di lini tengahnya, tetapi mereka sekarang berhadapan sebagai ahli taktik lawan.
“Conte dan saya memiliki dua kepribadian yang sangat berbeda, mungkin itulah mengapa kami selalu bergaul dengan sangat baik.
“Kami memang berbicara sebelum musim dimulai, masih ada rasa hormat dan kasih sayang yang besar di antara kami.
Menurut Pirlo, Conte adalah sosok yang membuat dirinya berkeinginan menjadi pelatih seperti saat ini, hingga akan berhadapa satu dengan yang lain.
“Dia membuat sejarah Juventus dan saya belajar banyak darinya, jadi saya akan selalu berterima kasih. Conte adalah orang pertama yang membuat saya ingin menjadi seorang pelatih.
“Dia orang hebat sekaligus pelatih hebat, tapi besok kami akan menjadi lawan di pinggir lapangan. ”
Baca juga: AC MILAN: Betapa Senangnya Soualiho Meite Saat Dihubungi Rossoneri untuk Bergabung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/andrea-pirlo-jadi-pelatih-juve-bikin-manager-inter-milan-merasa-tua.jpg)