PT Dharma Lautan Utama Gelar Rakernas di Masa Pandemi Bersama Kemenhub RI

PT Dharma Lautan Utama (DLU), menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) bersama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia

Tribun Jogja/ Nanda Sagita Ginting
Suasana rakernas PT DLU dengan Kemenhub RI, pada Sabtu (16/01/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perusahaan angkutan laut nasional, PT Dharma Lautan Utama (DLU), menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) bersama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) di Hotel K, jalan Tlogo Putri, Kaliurang Sleman pada Sabtu (16/01/2021).

Rakernas dilakukan secara daring dan luring yang turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Direktorat Lalu Lintas dan Angkatan Laut, Kepala Divisi Statutory PT BKI, Pemilik sekaligus Penasihat PT DLU serta pihak terkait lainnya.

Dalam kata sambutan yang diwakili oleh Erwin H Poedjono selaku Direktur Utama PT DLU,  diadakannya rakernas ditujukan agar mendapatkan masukan rencana perusahaan dalam masa era kenormalan baru nanti.

"Dengan adanya rakernas, kami ingin adanya saran agar perusahaan tetap bertahan di kondisi yang tidak tentu ini. Tak hanya itu, rencana  terkait pengembangan sumber daya agar mampu mengambil kesempatan untuk membangkitkan ekonomi juga menjadi pembahasan kami," jelasnya saat pembukaan acara rakernas, pada Sabtu (16/01/2021).

Ia mengatakan, selama ini perusahaan angkutan laut sangat terimbas dari adanya pandemi.

Penurunan penumpang hingga 80 persen bila dibadingkan dengan tahun sebelum pandemi.

"Tentu kami juga mengalami kesulitan agar bisa bertahan di situasi seperti ini. Sehingga, kami rasa perlu adanya penanganan dan strategi yang melibatkan pemerintah dan instansi terkait agar menemukan jalan keluar dari permasalahan yang ada," tuturnya.

Sementar itu Direktur Lalu Lintas Angkatan Laut, Ditjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, Antoni Priadi menjelaskan, adanya musibah pandemi memang membuat semua lini mengalami perlambatan tak terkecuali sektor perhubungan laut.

"Memang terjadi penurunan selama masa pandemi ini. Maka dari itu, agar pengusaha laut tetap bertahan tentu keluhan-keluhan yang telah disampaikan pada rakernas nanti akan dilanjutkan ke pusat untuk bahan evaluasi dan menemukan solusinya," ujarnya 

Ia menambahkan, keluhan yang disampaikan meliputi penurunan jumlah pelayanan, masalah adminitrasi, dan relaksasi.

Nantinya, semua kendala yang ada di lapangan akan dirembukkan dan dirumuskan bersama serta akan dibuatkan tata cara prokes saat menggunakan angkutan laut.

"Ini akan menjadi acuan evaluasi kami. Dengan harapan, adanya rakernas bisa membuat sektor angkutan laut bangkit dan lebih stabil lagi," urainya.  (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved