Breaking News:

Penumpang di Terminal Jombor Bakal Dites Antigen Covid-19 Secara Acak

Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan melaksakan rapid test antigen secara acak di Terminal Jombor, Sleman

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Bus yang sedang parkir di terminal Jombor pada Rabu (13/6/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan melaksakan rapid test antigen secara acak di Terminal Jombor, Sleman. Hal ini dilakukan untuk menekan laju penambahan kasus positif Covid 19.

Langkah ini dilakukan untuk menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 1 Tahun 2021 tentang perjalanan orang dalam negeri selama COVID-19.

Plt Dishub DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti menegaskan, rapid test antigen secara random bagi penumpang moda transportasi bus akan dilaksanakan di Terminal Jombor.

Baca juga: Hari Ini Pemkab Sleman Mulai Distribusikan Vaksin COVID-19

Pihaknya baru saja membahas hal itu dengan Kemenhub dan bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY serta Dinkes Kabupaten Sleman.

"Untuk pelaksanaan random rapid tes antigen berkaitan dengan kebijakan kementerian, Kemenhub menetapkan diadakan di terminal Jombor," katanya, saat dihubungi Tribun Jogja, Rabu (13/1/2021)

Seharusnya rapid tes antigen secara acak di terminal tersebut sudah dimulai sejak tanggal 11 Januari 2021 kemarin.

Baca juga: Jalani Rapid Test Antigen, Bupati Sleman Nyatakan Siap Disuntik Vaksin Covid-19

Namun hal itu tertunda lantaran Dishub DIY baru membahas terkait tempat pelaksanaan rapid tes antigen secara acak tersebut.

"Untuk pelaksanaan berkoordinasi dengan Dinkes, karena berkaitan dengan kebutuhan test dan tenaga medis," tegasnya.

Made belum menjelaskan alasan memilih terminal Jombor sebagai tempat pelaksanaan rapid tes antigen tersebut.

Pihaknya juga belum mengungkapkan kapan rapid tes tersebut akan dimulai.

Baca juga: Detik Detik Dokter Menyuntik Vaksin Covid 19 ke Presiden Joko Widodo, Begini Reaksi dan Ceritanya

Sebagaimana diberitakan Tribun Jogja sebelumnya, SE tersebut untuk mengendalikan mobilitas moda transportasi seiring diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.

Dalam SE tersebut salah satu poin mengatakan khusus Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) terutama masyarakat Yogyakarta yang ingin ke Bali wajib menyertakan hasil rapid tes antigen.

Begitu juga terkait kedatangan penumpang dari luar daerah, nantinya juga dites secara acak di terminal yang ditunjuk. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved