Breaking News:

Bantul

Cegah Klaster COVID-19, Resepsi Pernikahan di Bantul Diminta Sederhana dengan Jumlah Tamu Terbatas

Pengantian atau keluarga tidak diperbolehkan menggelar acara tambahan seperti pentas seni dan sejenisnya. 

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kecamatan (Kapanewon) Banguntapan, Bantul mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada calon pengantin dan shohibul hajat agar resepsi pernikahan digelar secara sederhana.

Cukup ijab-qobul dan dengan tamu terbatas.

Syukuran pernikahan pun bisa dengan membagikan makanan kepada keluarga atau tetangga sekitar saja.

Tidak diperbolehkan menggelar acara tambahan seperti pentas seni dan sejenisnya. 

Camat (Penewu) Banguntapan, Fauzan Mu'arifin menyampaikan, surat edaran tersebut dikeluarkan sebagai tindak lanjut pelaksanaan intruksi Bupati Bantul dan Instruksi Gubernur DIY nomor 1/INST/2021 tentang Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM) sekaligus upaya pencegah penularan virus corona.

Baca juga: Gelar Hajatan di Tengah Pandemi, Warga Wajib Isi Form di Aplikasi Pencoban Terobosan Pemkab Bantul

Apalagi, saat ini mulai terdeteksi adanya penyebaran COVID-19 dari klaster resepsi pernikahan. 

Menurutnya, di Bantul sudah ada beberapa pasang pengantin yang terpapar virus SARS-coV-2 penyebab COVID-12.

Sebagian isolasi di shelter dan sebagian lainnya, karantina mandiri di rumah masing-masing.

Sementara di kecamatan Banguntapan, terdapat satu pengantin yang terpapar COVID-19.

"Sekarang masih isolasi," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved