SMAN 8 Yogyakarta Berulang Tahun Ke-47, Luncurkan 9 Buku Perdana Karya Siswa
Salah satu kegiatan yang istimewa pada perayaan ulang tahun SMAN 8 Yogyakarta kali ini adalah peluncuran 9 buku perdana karya siswa.
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - SMAN 8 Yogyakarta hari ini (Jumat, 8/1/2021) merayakan ulang tahun yang ke-47.
Salah satu kegiatan yang istimewa pada perayaan ulang tahun SMAN 8 Yogyakarta kali ini adalah peluncuran 9 buku perdana karya siswa.
Kesembilan buku itu ditulis oleh siswa kelas XI semester 2 tahun ajaran 2019-2020 sebanyak satu buku yang bertajuk "Belajar dari Masa Lalu" (Esai siswa dalam kegiatan outdoor learning di Museum Sangiran dan Keraton Yogyakarta) serta 8 buku lainnya ditulis oleh siswa kelas X semester 1 tahun ajaran 2020-2021 tentang masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) SMAN 8 Yogyakarta.
Baca juga: Dewan Sebut 117 ASN Positif Covid-19, Usulkan Pemda DIY Gunakan GeNose untuk Skrining Massal
Baca juga: MIRIS, PHRI DIY Beberkan Kondisi Perhotelan DI Yogyakarta, Ibaratkan Pingsan Hingga Mati
Kepala SMAN 8 Yogyakarta, Sri Suyatmi dalam kesempatan itu menyebutkan, SMAN 8 Yogyakarta selama ini telah berhasil meraih capaian-capaian bergengsi.
Di antaranya peringkat 2 SNMPTN 2020 tingkat DIY dengan persentase siswa yang diterima 78,85 persen dari seluruh siswa yang mendaftar.
Berikutnya, 100 sekolah terbaik nasional peringkat 43 hasil UN 2019.
Selain itu, peringkat 18 nilai rata-rata hasil UTBK 2020 tingkat nasional.
"Pada kesempatan ini kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dari seluruh civitas akademik ia SMAN 8 Yogyakarta. Serta seluruh stakeholder, Balai Pendidikan Menengah Kota Yogyakarta, Komite, dan alumni," ujar Sri dalam sambutannya.
"Di masa pandemi ini kami selalu berdoa gar keluarga besar SMAN 8 Yogyakarta selalu sehat dan terhindar dari penyakit yang berbahaya," sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komite SMAN 8 Yogyakarta, Senawi SNHB mengatakan,
mudah-mudahan SMAN 8 Yogyakarta semakin kokoh sebagai lembaga pendidikan di kota pendidikan ini.
"Sebagaimana disampaikan kepala sekolah, kita berada di posisi 3 besar di DIY. Mari kita rapatkan barisan agar SMAN 8 Yogyakarta mampu berkompetisi dan menyalip menjadi posisi terbaik," tandasnya.
Ia mengungkapkan, pada tahun lalu sebanyak 91 persen alumnus SMAN 8 Yogyakarta dapat masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi kedinasan.
Namun, di tahun terakhir turun menjadi 90 persen.
"Saya yakin di tahun ini dengan kepala sekolahnya yang berlatar belakang akademik, kita mampu membuat strategi yang lebih baik," imbuhnya.