Gejala Awal Covid-19 dan Tiga Gejala Baru Covid-19, Waspadalah

Pada awal Covid-19 menular, berbagai gejala menjangkiti mereka yang terpapar. Seperti demam, batuk dan sesak napas.

Tayang:
Editor: ribut raharjo
IST
Ilustrasi vaksin covid 19 

Menurut penelitian, dua gejala tersebut sering kali muncul setelah demam. Beberapa orang juga mengalami sakit punggung yang menyiksa, seperti dialami oleh pembawa acara bincang-bincang, Ellen DeGeneres. Dia bahkan tidak tahu bahwa itu adalah gejala.

3. Mual atau muntah

Menurut sebuah penelitian, ini juga menjadi salah satu gejala yang umum terjadi pada pasien Covid-19, baik dewasa maupun anak-anak, ketika terinfeksi Covid-19.

Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang merasakan mual dan muntah, di antaranya karena infeksi virus, respons peradangan sistemik, efek samping obat, hingga tekanan psikologis.

4. Diare

Menurut laporan Johns Hopkins, Covid-19 dapat menghadirkan berbagai gejala. Namun, salah satu gejala yang berpotensi berbahaya bagi kebanyakan orang tapi tidak terlalu banyak dibicarakan adalah diare.

"Diperkirakan 20 persen pasien Covid-19 cenderung mengalami diare setelah tertular," ungkap laporan tersebut. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mencatat, orang dengan sistem kekebalan lemah, seperti mereka yang terinfeksi atau pulih dari Covid-19, memiliki risiko terbesar terkena diare dan gangguan saluran pencernaan lainnya, termasuk mual dan muntah.

5. Kehilangan kemampuan indera penciuman atau perasa

Menurut Fauci, saat ini semakin banyak pasien Covid-19 yang melaporkan mengalami kehilangan kemampuan indera penciuman dan perasa. Laporan tersebut cukup konsisten dan bahkan pada beberapa pasien muncul terlebih dahulu dibandingkan gejala pernapasan.

Bahkan, bagi beberapa pasien, gejala ini tak kunjung pergi meski mereka dinyatakan telah sembuh dari Covid-19.

Terbaru, dilaporkan sejumlah pasien mengalami parosmia. Gejala ini membuat seseorang berhalusinasi mencium bau menyengat seperti bau ikan yang amis, belerang, dan bau manis yang tidak enak.

6. Semua gejala atau tanpa gejala sama sekali

Satu hal yang membuat Fauci terkesima tentang virus ini adalah spektrum penyakitnya yang sangat luas.

Beberapa orang meeninggal karena Covid-19, beberapa orang lainnya menderita sindrom pasca-Covid yang membuat mereka masih merasakan gejala jauh setelah mereka sembuh, seperti kelelahan, migrain dan masalah kognitif.

Namun, beberapa orang malah tidak merasakan apapun sama sekali. "Sekitar 20-45 persen orang benar-benar asimtomatik (tanpa gejala) dan beberapa lainnya dapat menjadi pra-gejala. Sebagian lainnya juga hanya mengalami gejala ringan," tuturnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved