Breaking News:

BERITA FOTO : Penampakan Guguran Lava Pijar Gunung Merapi Malam Ini

Guguran lava pijar terpantau muncul dari puncak Gunung Merapi pada Selasa (5/1/2021) malam ini

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Bramasto Adhy
Guguran lava pijar Merapi terlihat dari dari Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Sleman, Selasa (5/1/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Guguran lava pijar terpantau terjadi di puncak Gunung Merapi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (5/1/2021) malam ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Jogja, guguran lava pijar terpantau mulai terlihat pukul 18.47 WIB malam ini.

Guguran tercatat di jaringan seismik Gunung Merapi dengan amplitudo 3 mm dan dengan durasi 32 detik.

"Guguran yang terjadi jarak luncurnya masih relatif pendek, sehingga belum terlihat masuk ke hulu sungai yang mana," ujar Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, Selasa (5/1/2021). 

Guguran lava pijar Merapi terlihat dari dari Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Sleman, Selasa (5/1/2021).
Guguran lava pijar Merapi terlihat dari dari Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Sleman, Selasa (5/1/2021). (Tribun Jogja/ Bramasto Adhy)

Namun, lanjutnya, secara umum guguran terjadi di sisi barat daya dengan alur sungai Boyong, Bebeng, Krasak, dan Lamat.

Sebelumnya, Hanik menerangkan, sejak 31 Desember 2020 pukul 21.08 WIB muncul fenomena masyarakat bisa melihat adanya pijaran sinar di puncak Merapi.

Peristiwa itu terpantau dari CCTV Tunggularum dan thermal camera di Panguk.

Guguran lava pijar Merapi terlihat dari dari Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Sleman, Selasa (5/1/2021).
Guguran lava pijar Merapi terlihat dari dari Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Sleman, Selasa (5/1/2021). (Tribun Jogja/ Bramasto Adhy)

Menurut Hanik, pijaran atau sinar yang tampak ini tidak berhenti dan terus terjadi. 

"Lava pijar tadi malam ini terus terjadi. Magma sudah mencul di permukaan. Indikator bahwa magma terus menuju ke permukaan," ucap Hanik. 

Fenomena ini, menurut Hanik, menandakan munculnya awal fase baru erupsi Gunung Merapi, yakni erupsi 2021.

Guguran lava pijar Merapi terlihat dari dari Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Sleman, Selasa (5/1/2021).
Guguran lava pijar Merapi terlihat dari dari Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Sleman, Selasa (5/1/2021). (Tribun Jogja/ Bramasto Adhy)

Adapun rekomendasi BPPTKG untuk semua stakeholder terkait masih sama.

Pemerintah Kabupaten Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten agar mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mengatasi bencana akibat letusan Gunung Merapi yang bisa terjadi setiap saat.

Guguran lava pijar Merapi terlihat dari dari Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Sleman, Selasa (5/1/2021).
Guguran lava pijar Merapi terlihat dari dari Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Sleman, Selasa (5/1/2021). (Tribun Jogja/ Bramasto Adhy)

Selain itu, penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Gunung Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi. 

( tribun jogja )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved