Jawa Timur

Pendakian Gunung Semeru Ditutup Hingga 31 Maret 2021, Ini Alasannya

Pendakian Gunung Semeru Jawa Timur ditutup hingga 31 Maret 2021 mendatang.

Editor: Hari Susmayanti
KOMPAS/HARRY SUSILO
Porter berjalan menuruni Tanjakan Cinta di kawasan Gunung Semeru, Jawa Timur, Selasa (31/12/2013). Para porter yang tinggal di sekitar Semeru turut kecipratan berkah dengan kedatangan ratusan pendaki yang merayakan pergantian tahun di gunung berketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut tersebut. 

TRIBUNJOGJA.COM, MALANG - Pendakian Gunung Semeru Jawa Timur ditutup hingga 31 Maret 2021 mendatang.

Penutupan ini dilakukan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) untuk pemulihan ekosistem.

Perpanjangan penutupan Gunung Semeru disampaikan melalui Surat Pengumuman nomor PG.15/T.8/BIDTEK/BIDTEK.1/KSA/12/2020 tentang penutupan total pendakian Gunung Semeru.

Sebelumnya, melalui Surat Pengumuman nomor PG.10/T.8/BIDTEK/BIDTEK.1/KSA/11/2020, TNBTS telah menutup sementara gunung setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (Mdpl) itu sejak 30 November akibat peningkatan aktivitas vulkanik di Gunung Semeru.

Perpanjangan penutupan itu dengan mempertimbangkan curah hujan yang tinggi di kawasan Gunung Semeru serta pemulihan ekosistem.

"Mempertimbangkan kondisi klimatologi peningkatan intensitas curah hujan dan kemungkinan terjadinya badai sebagaimana diperkirakan oleh Stasiun Klimatologi Karangploso, juga dalam rangka pemulihan ekosistem, maka kegiatan pendakian Gunung Semeru ditutup secara total hingga 31 Maret 2021," kata Plt Kepala Balai Besar TNBTS, R Agus Budi Santosa melalui surat pengumuman yang diterima Kompas.com, Rabu (30/12/2020).

Baca juga: Pegawai Bank di Bali Tewas Mengenaskan di Dalam Rumahnya, Ditemukan 25 Luka Tusuk

Baca juga: Kronologi Penculikan Pebisnis di Jakarta, Dipicu Malah Utang, Pelaku Ditangkap di Tol Jagorawi

Penutupan untuk pemulihan ekosistem ini rutin dilakukan oleh pihak TNBTS setiap awal tahun selama tiga bulan.

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas pada Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Sarif Hidayat mengatakan, akibat penutupan itu terdapat 4.736 pendaki yang harus menjadwal ulang pendakiannya.

"Untuk pendaki yang harus melakukan reschedule sejumlah 4.736 orang," katanya.

Diketahui, pendakian Gunung Semeru sempat dibuka dengan protokol kesehatan Covid-19.

Lalu, pada 30 November 2020 lalu, pendakian Gunung Semeru ditutup sementara akibat peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Semeru.

Ketika itu, pendaki yang sudah terlanjur pesan tiket secara online harus menjadwal ulang pendakiannya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemulihan Ekosistem, Penutupan Gunung Semeru Diperpanjang hingga 31 Maret 2021

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved