Menyingkap Kisah yang Terkubur Dalam Struktur Kuno Temuan Baru Candi Pawon Magelang
Batu bata yang berukuran besar dan batuan andesit itu tersingkap di kedalaman hampir satu meter di dalam tanah di bawah rindang
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Struktur itu rapi membentuk sudut yang lurus.
Batu bata yang berukuran besar dan batuan andesit itu tersingkap di kedalaman hampir satu meter di dalam tanah di bawah rindang pepohonan bambu.
Beberapa jengkal saja jaraknya dari Candi Pawon dan Sungai Progo di Borobudur, Kabupaten Magelang.
Tak jauh dari sana juga terdapat dua mata air yang masih memancar bahkan sampai sekarang.
Oleh warga setempat di Dusun Brojonalan, Dusun I, Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, dua mata air itu dinamakan Sendang Lanang dan Sendang Wadon.
Beserta struktur batu bata dan batuan, sebuah stupika juga ditemukan di sana.
Temuan stupa kecil ini mencirikan situs yang diduga merupakan peninggalan Buddha di Borobudur dan di tempat tersebut, dahulu pernah berdiri sebuah bangunan.
Baca juga: Weekend Streaming Drakor? #KenapaNggak
Baca juga: Peringatan Dini BMKG : Waspadai Sejumlah Wilayah yang Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem Selasa Besok
Entah itu sebuah pondasi rumah permukiman kuno, petirtaan karena dekat dengan sumber mata air, tangga menuju candi setelah bersuci di mata air atau bangunan lain yang menyangga candi.
Jika struktur itu merupakan bagian dari bangunan pendamping candi, maka usianya diperkirakan sama dengan usia Candi Pawon dari abad 8 Masehi.
Peneliti dari Balai Konservasi Borobudur (BKB) tengah menyelam lebih dalam dan meneliti penemuan situs baru ini.
Koordinator Pemanfaatan dan Pamong Budaya Ahli Madya BKB, Yudi Suhartono, mengatakan alasan struktur ini penting.
Sebuah candi didirikan pasti bersama dengan bangunan lain, baik itu candi perwara, pagar, permukiman, bahkan petirtaan atau lainnya.
Struktur batu bata dan batuan andesit ini bisa jadi salah satu dari itu.
Seperti dalam satu titik ekskavasi yang ditemukan batu bata merah berukuran besar dengan lebar sampai 10 sentimeter lebih dan panjang hingga 30 sentimeter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/struktur-batu-bata-merah-dan-batuan-andesit.jpg)