Yogyakarta
Dana PMI untuk Pencegahan COVID-19 Menipis, Begini Respon Pemda DI Yogyakarta
Pemda DIY menanggapi keterbatasan anggaran PMI yang selama ini dinilai masih belum menunjang sarana dan prasarana yang ada.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turut menanggapi keterbatasan anggaran Palang Merah Indonesia (PMI) DIY yang selama ini dinilai masih belum menunjang sarana dan prasarana yang ada.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, pemerintah DIY saat ini masih mengupayakan untuk pemenuhan anggaran PMI.
Tim dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY masih akan merumuskan terkait prioritas mana saja yang akan diberikan.
"Saya malah belum memastikan. Ya nanti dari Bappeda sedang merumuskan," katanya, saat ditemui di Kepatihan, Senin (28/12/2020).
Baca juga: Dana Menipis, PMI DI Yogyakarta Harapkan Bantuan Pemda dan Dermawan untuk Penanganan COVID-19
Sebelumnya diberitakan Tribunjogja.com, bahwa telah beredar pesan berantai di media WhatsApp yang menjelaskan PMI DIY kehabisan dana dan barang-barang untuk keperluan pencegahan COVID-19.
Pesan tersebut ditulis atas nama Ketua PMI DIY, GBPH H Prabukusumo.
Dalam arahannya, semestinya Pemda DIY tidak hanya melakukan antisipasi dengan penambahan jumlah kamar pasien COVID-19, rumah sakit, dan seterusnya.
Namun, bagaimana penanggulangan mengurangi penyebaran virus corona itu sendiri.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pemda-diy-ingatkan-sistem-take-away-untuk-cegah-klaster-rumah-makan.jpg)