Breaking News:

Kota Yogya

Libur Nataru, Kepadatan Lalin Kota Yogyakarta Diprediksi Tidak Separah Tahun-tahun Sebelumnya

Dishub Kota Yogyakarta memperediksi, kepadatan lalu lintas tahun ini hanya sekira 60 persen dibanding 2019.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM - Kepadatan arus lalu lintas Kota Yogyakarta sepanjang libur Natal dan Tahun baru ini diprediksi tidak akan separah tahun-tahun sebelumnya.

Pandemi COVID-19 disebut memberikan pengaruh signifikan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho berujar, pandemi COVID-19 meniadakan hampir seluruh kegiatan study tour siswa-siswi luar daerah.

Padahal, selama ini murid sekolah menyumbang angka cukup besar di daftar wisatawan Kota Yogyakarta.

"Tahun lalu jauh hari sebelum Natal petugas sudah standby di Amongrogo. Hampir 90 persen kepadatan lalu lintas waktu itu kan dari bus wisata study tour, atau anak-anak sekolah,"  kata Kadishub, Kamis (24/12/2020).

Baca juga: Libur Nataru, Ruas Jalan di Kota Yogyakarta Tidak Ditutup

Oleh sebab itu, ia memprediksi, kepadatan lalu lintas tahun ini hanya sekira 60 persen dibanding 2019.

Terlebih, sistem giratori yang diterapkan di sekitaran kawasan Malioboro, dinilai mampu mengurai kemacetan.

"Sekarang kita bisa melihat, malam minggu ruas-ruas jalan di seputaran Malioboro kondisinya normal. Itu karena ada one way, serta bundaran," ungkap Agus.

Sejauh ini, berdasarkan pengamatannya, beberapa simpang layaknya Gondomanan, Nol Kilometer, Kleringan, Jalan Abu Bakar Ali, Pasar Kembang, Jlagran, hingga Jalan Suprapto, tidak terjadi penumpukan kendaraan.

"Bahkan, saat akhir pekan ya. Jadi, dari sudut pandang lalu lintas, alhamdulillah sudah hampri normal. Nanti, mungkin puncak (kepadatan) pas malam natal, atau 24 Desember malamnya itu" pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved