Kpop
Setahun Pandemi Covid-19, Konser BTS Batal Tapi Masuk Nominasi di Grammy Awards 2021
Perjalanan BTS menggapai mimpi terbilang cukup berbeda dengan para idol gelombang pertama. Saat itu, idola gelombang pertama masih harus berkutat
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Perjalanan BTS menggapai mimpi terbilang cukup berbeda dengan para idol gelombang pertama.
Saat itu, idola gelombang pertama masih harus berkutat dengan inovasi teknologi yang belum secanggih sekarang.
Sehingga, peta pemasaran pun dipikirkan dengan matang dan masih mendapat banyak hambatan.
BTS digawangi tujuh pemuda yang tinggal di kota-kota pinggiran Seoul, Korea Selatan, seperti Jimin, V, Jungkook, RM, Suga, Jin dan J-Hope memulai debutnya sebagai grup hip-hop di tahun 2013.
Kala itu, grup tersebut dikenal dengan Bangtan Sonyeondan yang merilis single pertama mereka
di industri K-pop dengan single debutnya 'No More Dream'.
Ini mempertanyakan rekan-rekan tentang apakah impian mereka benar-benar menjadi pelayan publik dan mendesak mereka untuk memberontak melawan masyarakat yang seperti neraka.
Tujuh tahun kemudian, para pemuda dari agensi kecil yang kurang dikenal telah mengalahkan peluang untuk menjadi grup pop terbesar di dunia.
Selain memantapkan diri sebagai band goba, mereka telah muncul sebagai seniman yang memiliki kesadaran sosial yang mengatakan kepada dunia untuk saling mencintai dan menentang rasisme.
Seperti banyak orang di seluruh dunia, tahun 2020 mungkin tidak berjalan sesuai rencana untuk BTS.
Tur globalnya dibatalkan di tengah pandemi, dan anggota band mengaku merasa tertekan karena mereka tidak dapat melakukan yang terbaik: tampil di atas panggung untuk penggemar.
Namun terlepas dari kemunduran yang substansial, hal itu menjadi salah satu tahun paling produktif dan monumental bagi band, yang berpuncak pada tiga karya di Billboard, konser online yang fenomenal, pidato di PBB, dan bahkan nominasi Grammy.
Baca juga: Dinominasikan di Grammy Awards 2020, BTS Menjadi Entertainer of the Year oleh Majalah Time
Pada bulan Agustus, BTS merilis lagu pop-disko ceria ‘Dynamite’ yang menjadi lagu pertama oleh artis Korea yang menduduki puncak tangga lagu Billboard's Hot 100.
Lagu tersebut telah bertahan di tangga lagu selama 16 minggu.
CedarBough Saeji, asisten profesor tamu dalam bahasa dan budaya Asia Timur di Indiana University Bloomington, mengatakan musik itu seperti dosis yang positif bagi orang-orang yang kelelahan karena pandemi yang belum pernah terjadi sebelumnya.
"Secara realistis kami baru saja melewati tahun yang sangat sulit. BTS menciptakan banyak musik yang bijaksana, tetapi banyak konten mereka, terutama di media sosial, ceria dan membangkitkan semangat," kata Saeji kepada seperti yang dikutip dari Yonhap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/billboard-music-awards-2020-bts-konser.jpg)