Breaking News:

Penumpang Kapal Laut dari dan Menuju Bali Juga Wajib Rapid Antigen

Penumpang kapal laut dari dan menuju Bali wajib untuk melengkapi dokumen perjalanannya dengan hasil rapid antigen negatif

Editor: Rina Eviana
AP/Cecilia Febiano
Ilustrasi 

Tribunjogja.com - Jelang libur akhir tahun, wisatawan dari dan ke Bali yang menggunakan pesawat terbang wajib menunjukkan hasil swab test/ PCR.

Tak hanya bagi pengguna transportasi udara, Kementerian Perhubungan kini juga mewajibkan penumpang kapal laut dari dan menuju Bali untuk melengkapi dokumen perjalanannya dengan surat keterangan uji rapid antigen dengan hasil negatif.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Agus Purnomo mengatakan, aturan ini tak berlaku bagi anak berusia 12 tahun ke bawah.

Pelabuhan Gilimanuk terpantau sepi, Jumat (1/5/2020)
Pelabuhan Gilimanuk terpantau sepi, Jumat (1/5/2020) ((Istimewa))

“Jadi selain membawa dokumen perjalanan yang sah seperti boarding pas, tiket, dan KTP, penumpang dari dan tujuan pelabuhan di Bali wajib melengkapi surat keterangan uji rapid antigen dengan hasil negatif, setidaknya H-3 sebelum perjalanan atau 3 x 24 jam,” ujar Agus dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/12/2020).

Baca juga: Aturan Terbaru, Wisatawan ke Bali Wajib Swab Test, Berlaku 18 Desember 2020 Hingga 4 Januari 2021

Aturani tidak hanya berlaku bagi penumpang, bagi operator kapal dan operator pelabuhan juga diwajibkan melakukan pemeriksaan kesehatan bebas COVID-19 secara rutin baik melalui pelaksanaan uji RT-PCR Test, uji Rapid Test Antigen atau uji Rapid Test Antibodi sesuai ketentuan yang berlaku. 

Hal ini dilakukan untuk melindungi semua pihak dari kemungkinan penularan virus COVID-19 .

Agus menambahkan, bagi penumpang di Pulau Jawa yang melakukan perjalanan rutin atau dengan tujuan yang sama lebih dari satu kali dengan menggunakan moda angkutan laut antar pelabuhan domestik dalam satu wilayah aglomerasi tidak diwajibkan menunjukkan hasil rapid test antigen sebagai syarat perjalanan.

“Terhadap hal ini petugas Satgas Covid-19 dapat melakukan random test terhadap penumpang, bisa menggunakan RT-PCR Test atau rapid test antigen,” kata dia.

Ilustrasi rapid antigen
Ilustrasi rapid antigen (SHUTTERSTOCK/Cryptographer)

Syarat bukti hasil rapid test antigen yang diwajibkan bagi penumpang ini tidak berlaku bagi penumpang dengan menggunakan moda transportasi laut perintis untuk keperluan niaga di daerah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan. 

Baca juga: Inilah Syarat Terbaru Keluar Masuk Jakarta Pakai Pesawat dan Kereta Api Jelang Libur Akhir Tahun

Agus menuturkan, sedikit berbeda dengan penumpang domestik, bagi penumpang moda angkutan laut dari luar negeri yang akan melakukan perjalanan menuju Bali atau pelabuhan lainnya di Indonesia harus melengkapi syarat surat hasil uji RT-PCR Test.

“Bagi calon penumpang angkutan laut dari luar negeri yang hendak melakukan perjalanan ke Bali atau pelabuhan lainnya di Indonesia wajib melengkapi dokumen perjalanan dengan surat hasil uji RT-PCR

Test dengan hasil negative dari negara asal dengan masa berlaku paling lama 3 x 24 jam,” ungkapnya.

Baca juga: Cek Harga Rapid Test Antigen di Yogyakarta, Lengkap dengan Lokasi, Jadwal Cara Daftarnya

Agus menyampaikan, penumpang yang berasal dari luar negeri, akan diawasi langsung oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan setempat dengan melakukan pemeriksaan suhu, validasi surat keterangan uji RT-PCR Test negara asal, dan dilakukan uji RT-PCR ulang di Indonesia.

Terhadap penumpang ini juga diwajibkan melakukan karantina mandiri hingga hasil tes keluar dan dinyatakan negatif.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kini Penumpang Kapal dari dan Menuju Bali Wajib Rapid Antigen"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved