Nilai Tukar Rupiah dam Harga Emas Batangan Hari Ini
Nilai tukar rupiah masih melanjutkan pelemahannya untuk tiga hari beruntun pada Selasa (22/12/2020).
Tribunjogja.com JAKARTA -- Nilai tukar rupiah masih melanjutkan pelemahannya untuk tiga hari beruntun pada Selasa (22/12/2020).
Mengutip Bloomberg pukul 09.07 WIB, rupiah spot ke Rp 14.160 per dolar AS atau melemah 0,21% ke level Rp 14.160 per dolar AS.
Asal tahu, Kongres Amerika Serikat (AS) menyepakati paket stimulus sebesar US$ 900 miliar.
Stimulus tersebut membuka harapan baru bagi perbaikan ekonomi AS. Imbasnya, dolar AS jadi menguat, sementara rupiah melemah.
Ekonom Bank Mandiri Reni Eka Puteri mengatakan rupiah melemah karena pengesahan stimulus AS membuka harapan baru pada perbaikan ekonomi AS.
"Ekspektasi investor pada perbaikan ekonomi AS berkolerasi penguatan dolar AS," kata Reny, Senin (21/12).
Di satu sisi, jelang akhir tahun secara musiman, rupiah cenderung terkoreksi.
Reny mengatakan libur Natal dan tahun baru pelaku pasar cenderung mengoleksi dolar AS dengan menjual rupiah.
Namun, di tengah pembatasan aktivitas akibat pandemi yang masih berlaku maka pelemahan rupiah tidak akan dalam dan masih sesuai dengan fundamental dalam negeri.
Reny memproyeksikan rupiah di Selasa (22/12) melemah di rentang Rp 14.120 per dolar AS-Rp 14.155 per dolar AS.
Harga Emas
Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Selasa (22/12).
Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 970.000.

Harga emas Antam ini turun Rp 6.000 dari harga Senin (21/12) yang berada di level Rp 976.000 per gram.
Sementara harga buyback emas Antam juga turun Rp 6.000 menjadi sebesar Rp 856.000 per gram dari sebelumnya Rp 862.000 per gram.