Breaking News:

Jawa

Mudik ke Klaten Saat Libur Natal dan Tahun Baru 2021, Wajib Karantina Mandiri

Permintaan untuk pemudik mengkarantina diri itu menyusul status Klaten yang saat ini  berstatus zona merah atau risiko tinggi COVID-19.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Bupati Klaten Sri Mulyani saat ditemui di Pendapa Pemkab Klaten, Senin (21/12/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Setiap pemudik yang memutuskan untuk pulang kampung ke Klaten pada saat libur Natal 2020 dan Tahun baru 2021 (Nataru) diwajibkan untuk mengkarantina diri secara mandiri.

Permintaan untuk pemudik mengkarantina diri itu menyusul status Klaten yang saat ini  berstatus zona merah atau risiko tinggi COVID-19.

Hal itu ditegaskan oleh Bupati Klaten, Sri Mulyani saat ditemui awak media di Pendapa Pemkab Klaten, Senin (21/12/2020).

"Kita harus disiplin, harus mematuhi protokol kesehatan COVID-19 yang ada. Masyarakat yang di rantau (luar kota) kalau mudik (ke Klaten) ya wajib karantina," ujar Mulyani.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Klaten itu juga meminta peran aktif seluruh warga untuk mengawasi tetangganya yang pulang kampung.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Klaten : Tambahan 36 Kasus Baru, 61 Pasien Sembuh, 4 Pasien Meninggal

"Pengawasan ada Satgas diberbagai tingkatan seperti tingkat kabupaten, kecamatan, desa, RW dan jogo tonggo itu kan bisa kita fungsikan juga untuk pengawasan dan penerapan protokol COVID-19 ini," paparnya.

Ketika disinggung terkait kewajiban pemudik pulang kampung membawa hasil rapid test, Sri Mulyani mentakan jika pihaknya bakal mengkaji kebijakan tersebut terlebih dahulu.

"Yang pertama itu, pemudik wajib karantina. Terkait membawa hasil rapid test, nanti kita kaji dahulu," imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Terminal Ir Soekarno Klaten, Marjono mengatakan jika pihaknya mencatat setiap data pribadi pemudik yang datang dari luar kota di daerah itu.

"Setiap penumpang atau pemudik asal Klaten yang turun di terminal ini datanya kita catat dan kita serahkan kepada Satgas COVID-19 Klaten untuk pendataan," ucapnya saat ditemui baru-baru ini.  ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved