Breaking News:

Jawa

Mobil PCR Keliling Pemkab Klaten Diprediksi Bisa Periksa Sampel hingga 500 Sampel Perhari

Jika kemampuan petugas dalam pengambilan sampel sudah mumpuni, dalam sehari bisa memeriksa hingga 500 sampel dalam sehari.

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Penampakan mobil PCR Keliling Pemkab Klaten yang terparkir di kantor Dinas Kesehatan Klaten, Senin (21/12/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menyiapkan satu unit Mobile Combat PCR (Polymerase Chain Reaction) yang nantinya dapat difungsikan untuk mendukung upaya testing COVID-19 menjadi lebih cepat.

Mobile Combat PCR itu, diprediksi dalam sehari, mampu memeriksa hingga 500 sampel dalam sehari.

Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten, Jaka Sawaldi mengungkapkan bahwa pengujian sampel swab di laboratorium sering mengalami antrian yang cukup lama.

Hal ini diharapkan dapat teratasi dengan adanya Mobile Combat PCR dan upaya 3T meliputi tracing, testing, dan treatment menjadi lebih optimal.

Baca juga: Mudik ke Klaten Saat Libur Natal dan Tahun Baru 2021, Wajib Karantina Mandiri

"Antrian untuk di laboratorium itu cukup lama kita mendapatkan hasilnya, sehingga dengan alokasi dana tambahan Dana Insentif Daerah (DID) ini kita berupaya untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat dengan pengadaan mobile PCR, beberapa tempat seperti Surabaya dan sebagainya sudah menggunakannya," Jelas Jaka, Senin (21/12/2020).

Sekda mengungkapkan, jika kemampuan petugas dalam pengambilan sampel sudah mumpuni, dalam sehari bisa memeriksa hingga 500 sampel dalam sehari.

Hasil pemeriksaan pun dapat diketahui hanya dalam hitungan jam.

"Ini menjadi harapan dari pemerintah daerah dengan adanya mobile PCR, meskipun untuk pengambilan sampel itu banyak tapi dalam satu hari jadi hasilnya. Hasil itu diperkirakan 2,5 jam sudah bisa diketahui segera," kata Sekda.

Ia juga mengatakan, apabila nanti hasil tes COVID-19 menunjukan sampel positif kemudian akan dilakukan tracing dan kemungkinan-kemungkinan penularan dengan segera.

Termasuk tindakan penanganan yang lebih cepat bagi terkonfirmasi positif, apakah treatment-nya dapat dilakukan isolasi mandiri atau membutuhkan penanganan di rumah sakit.

Baca juga: Permudah Tes Swab, Pemkab Klaten Siapkan Satu Unit Mobil PCR Keliling, Begini Penampakannya

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten Cahyono Widodo mengungkapkan bahwa alokasi pengadaan Mobile Combat PCR tersebut dengan anggaran Rp 3,5 Miliar bersumber dari DID, yang nantinya kendaraan tersebut akan diserahkan pada Dinkes Klaten.

"Mobile Combat PCR tersebut akan dikelola oleh Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) milik Dinas Kesehatan Klaten," Jelas Cahyono.

Sebagai informasi, setelah kendaraan tersebut diserahkan pada Dinas Kesehatan Klaten, selanjutnya beberapa hari kedepan akan diberikan pelatihan kepada petugas agar dapat memberikan pelayanan dan operasional.

Dalam operasionalnya, nanti akan didukung oleh sekitar lima hingga enam petugas yang sudah diberikan pelatihan khusus oleh Dinas Kesehatan.  ( Tribunjogja.com )

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved