Prediksi NILAI TUKAR Rupiah dan Harga Emas Pecahan Satu Gram Hari Ini
Harga emas Antam ini naik Rp 11.000 dari harga Selasa (15/12) yang berada di level Rp 951.000 per gram.
Tribunjogja.com JAKARTA -- Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik pada Rabu (16/12/2020).
Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 962.000.

Harga emas Antam ini naik Rp 11.000 dari harga Selasa (15/12) yang berada di level Rp 951.000 per gram.
Sementara harga buyback emas Antam naik Rp 12.000 menjadi sebesar Rp 843.000 per gram dari sebelumnya Rp 831.000 per gram.
Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Rabu (16/12) dan belum termasuk pajak:
1. Harga emas 0,5 gram: Rp 531.000
2. Harga emas 1 gram: Rp 962.000
3. Harga emas 5 gram: Rp 4.585.000
4. Harga emas 10 gram: Rp 9.115.000
5. Harga emas 25 gram: Rp 22.662.000
6. Harga emas 50 gram: Rp 45.245.000
7. Harga emas 100 gram: Rp 90.412.000
8. Harga emas 250 gram: Rp 225.765.000
9. Harga emas 500 gram: Rp 451.320.000
10. Harga emas 1.000 gram: Rp 902.600.000
Keterangan:
Logam Mulia Antam menjual emas dan perak batangan dalam beberapa ukuran berat (misalnya 1 gram, 2 gram, dan 500 gram).
Biasanya harga per gram emas Antam akan berbeda tergantung berat batangnya.
Perbedaan ini terjadi karena ada biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam batang kecil lebih mahal dari batang yang lebih besar.
Harga yang ada di sini adalah harga per gram emas batang 1 kilogram yang biasa dijadikan patokan pelaku bisnis emas.
Nilai Tukar Rupiah
Nilai tukar rupiah diprediksi kembali melemah pada perdagangan hari ini (16/12/2020).
Sejumlah sentimen masih akan menyeret rupiah, mulai dari lonjakan kasus positif Covid-19 dan aksi profit taking investor jelang libur akhir tahun.
Analis HFX International Berjangka Ady Phangestu menjelaskan, di pekan ini rupiah bergerak moderat dan tetap bertahan di level psikologis Rp 14.000 per dolar AS.
Padahal, dolar Amerika Serikat (AS0 sedang dalam tren melemah yang secara teknis bisa membawa rupiah bergerak ke bawah level psikologis.
"Namun itu tertahan oleh tingkat pengangguran yang meningkat dan jumlah kasus Covid-19 yang terus menanjak," jelas dia kepada Kontan.co.id, Selasa (15/12).
Selain itu, pemberlakuan pengetatan atau lockdown yang diberlakukan kembali di kawasan Amerika Utara, dan sebagian Eropa ikut berpengaruh pada pergerakan mata uang emerging market.
Ditambah, tingginya kasus positif Covid-19 di Indonesia, yang belum juga memperlihatkan tanda-tanda penurunan juga membuat gerak rupiah terbatas.
Ady menilai, katalis dari virus corona masih menjadi momok bagi rupiah hingga tahun depan.
Meskipun harapan vaksin sempat meredam sentimen pasar, namun kepastian waktu pendistribusian yang belum jelas jadi perhatian pasar ke depan.
"Rupiah cenderung melemah dalam mengantisipasi musim libur, di mana sebagian investor dan spekulan kemungkinan akan melakukan taking profit," tambah dia.
Untuk itu, Ady memprediksi rupiah akan bergerak pada rentang harga Rp 14.012 per dolar AS hingga Rp 14.227 per dolar AS pada perdagangan hari ini.
Jika level Rp 14.227 berhasil ditembus, maka ada kemungkinan terjadi pelemahan lanjutan ke Rp 14.300 per dolar AS.
Asal tahu saja, Selasa (15/12) rupiah di pasar spot melemah 0,18% ke level Rp 14.120 per dolar AS.
Sedangkan pada kurs tengah Bank Indonesia, mata uang Garuda melemah tipis 0,09% ke Rp 14.171 per dolar AS. (*)