Diterjang Angin Kencang, 42 Rumah Warga di Klaten Alami Rusak Ringan

Angin ribut yang menerjang dua desa di Kecamatan, Cawas Kabupaten Klaten mengakibatkan 42 rumah mengalami kerusakan

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
Ilustrasi hujan deras disertai angin kencang 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Angin ribut yang menerjang dua desa di Kecamatan, Cawas Kabupaten Klaten mengakibatkan 42 rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

Adapun dua desa yang ditimpa angin ribut, Minggu (13/12/2020) tersebut yakni Desa Balak dan Desa Japanan.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten Sri Yuwana Haris Yulianta mengatakan kerusakan puluhan rumah tersebut didominasi di bagian atap atau genteng.

Baca juga: Jadwal Perbaikan dan Pemadaman Listrik di DI Yogyakarta Hari Ini, Senin 14 Desember 2020

Baca juga: BREAKING NEWS : IGD RSUD Panembahan Senopati Bantul Ditutup Sementara Selama Tiga Hari

"Kerusakan rumah warga akibat angin ribut itu terutama di bagian atap. Di Desa Balak ada 17 rumah yang terdampak dan di Desa Japanan ada 25 rumah yang kena, kalau di total ada 42 rumah," ujarnya, Senin (14/12/2020).

Kemudian, dari 17 rumah yang diterjang angin ribut di Desa Balak tersebut, semuanya mengalami kerusakan dengan kategori rusak ringan di bagian atap.

Selanjutnya, untuk Desa Japanan, dari 25 rumah atau bangunan yang terdampak, satu di antarnya berstatus rusak sedang.

Selain angin puting beliung, BPBD Klaten juga mencatat peristiwa lainnya yang juga melanda sejumlah titik di wilayah tersebut akibat hujan deras disertai angin kencang pada Minggu (13/12/2020) kemarin.

Baca juga: Ini Fakta-fakta yang Terungkap dari Rekonstruksi Penembakan 6 Anggota FPI

Baca juga: UPDATE Penerimaan CPNS 2021, Dibuka Maret 2021, Ada Kabar Baik untuk Guru PPPK

Berdasarkan informasi yang dirangkum, di Desa Gumulan, Kecamatan Klaten Tengah juga terjadi luapan sungai kecil yang melintasi desa tersebut.

Akibatnya, tujuh rumah warga sempat terendam air setinggi 50 sentimeter dan air itu pun sudah surut sekitar pukul 21.50 WIB kemarin.

Lalu di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang terjadi tanah longsor dan juga sempat menutup akses jalan kampung di Dukuh Jamuran RT 17 RW 05. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved