Pilkada Kediri

Calon Bupati Ini Unggul Lawan Kotak Kosong, Kok Bisa ? Ini Dia Kisahnya, Terjadi di Pilkada Kediri

Calon Bupati Ini Unggul Lawan Kotak Kosong, Kok Bisa ? Ini Dia Kisahnya, Terjadi di Pilkada Kediri

ist / via Kompas.com
Cabup Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat sungkem dengan Pramono Anung di Kediri sesaat sebelum pencoblosan, Rabu (9/12/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menurut situs resmi KPU, pilkada2020.kpu.go.id, pasangan Dhito-Dewi unggul sementara pada Pilkada Kediri.

Dari pantauan pada Kamis (10/12/2020) pukul 09.05 WIB, data yang sudah masuk mencapai 2.289 dari 3.311 TPS atau 69,13 persen.

Hasil sementara, Dhito-Dewi meraih 413.453 suara atau 76,9 persen. Sedangkan kotak kosong mendapatkan 124.485 suara atau 23,1 persen. Dhito-Dewi unggul di semua kecamatan yang berjumlah 26. 

Anak politisi Pramono Anung, Hanindhito Himawan Pramana, menjadi calon tunggal pada Pilkada Kediri 2020. Hingga masa pendaftaran ditutup, tak ada nama bakal calon lain yang menjadi penantang Dhito, sapaan Hanindhito.

Kini melawan kotak kosong, pasangan calon tersebut unggul sementara dalam penghitungan real count KPU.

Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Permana saat memantau pencoblosan di dekat rumahnya Perumahan Budaya Cipta, Sukorejo, Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (9/12/2020).
Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Permana saat memantau pencoblosan di dekat rumahnya Perumahan Budaya Cipta, Sukorejo, Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (9/12/2020). (KOMPAS.com/M.AGUS FAUZUL HAKIM)

Sempat Tak Direstui Ayah 

Ternyata sang ayah sempat tidak merestui Dhito karena usianya masih muda dan sedang berkarier di Jakarta.

Justru dorongan yang kuat muncul dari DPP PDI-P agar Pramono merestui anaknya. "Awalnya bapak pun tidak setuju, tapi akhirnya karena ini penugasan partai.

Saya dan keluarga menyadari dalam Pemerintah Kediri ini perlu banyak perubahan yang luar biasa, makanya kami memutuskan, keluarga all out maju pada Pilkada Kabupaten Kediri," ujar Dhito dikutip dari Kompas TV.

Sedangkan Dhito sendiri mengaku butuh waktu berpikir selama seminggu hingga akhirnya yakin maju pada Pilkada Kediri.

Didukung 9 partai Dalam Pilkada Kediri, Dhito berpasangan dengan Dewi Maria Ulfa. Mereka mendapatkan rekomendasi sembilan partai, yaitu PDI-P, PKB, Golkar, PAN, Demokrat, Nasdem, PKS, Gerindra, dan PPP.

Baca juga: Kapolda Metro Jaya Pastikan Akan Tangkap Rizieq Shihab

Baca juga: Intip Masker Keren dan Unik Seharga Rp 1 Jutaan Ini, Bentuknya Mirip Helm Duo Musisi Daft Punk

Baca juga: Ini Dia Daftar Mobil Matic Bekas Harga Rp 100 Jutaan, Ada Brio, Jazz, Mirage dan Grand Livina

Dengan demikian, semua partai politik mendukung Dhito-Dewi. Dari jalur independen pun, tak ada calon yang menantang.

Hingga 13 September 2020 sampai masa perpanjangan pendaftaran Pilkada Kediri ditutup, tak ada calon lain yang mendaftar ke KPU Kediri.

"Hingga pendaftaran ditutup, KPU hanya mendapatkan satu pasangan calon," ujar Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Kediri Anwar Ansori, saat dihubungi, Senin (14/9/2020).

Setelah melakukan rapat pleno, KPU memutuskan memperpanjang masa pendaftaran pada 11-13 September 2020. Namun, sampai tanggal tersebut, tetap tidak ada calon lain yang mendaftar.

Ilustrasi : Bilik coblos
Ilustrasi : Bilik coblos (Tribunjogja/ Alexander Ermando)
Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved