Breaking News:

IBL 2021

Bank BPD DIY Bima Perkasa Dirumorkan Dekati eks Bintang Pacific Caesar

Bank BPD DIY Bima Perkasa kembali dirumorkan tertarik mendatangkan bintang Pacific Caesar Surabaya

Dok. Media Official Indonesian Basketball League
Pebasket Indra Muhammad saat berseragam Pacific Caesar Surabaya musim lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Setelah berhasil merekrut eks bintang CLS Knights yakni Rachmad Febri Utomo untuk menghadapi Indonesian Basketball League (IBL) 2021 mendatang, Bank BPD DIY Bima Perkasa kembali dirumorkan tertarik mendatangkan satu lagi pemain bintang.

Kali ini yang dirumorkan jadi incaran klub basket kebanggaan Yogyakarta ialah bintang Pacific Caesar Surabaya musim lalu, Indra Muhammad.

Rumor ini bermula saat akun instagram resmi Pacific Caesar Surabaya secara resmi menyatakan berpisah dengan Indra Muhammad.

Nah menariknya, selain mengucapkan terima kasih atas kontribusi Indra Muhammad dalam sebuah pantun berbahasa Jawa atau yang parikan, dalam unggahannya Pacific Caesar menuliskan kata 'Salam kagem Sultan'.

Seolah pesan tersebut merujuk pada Bank BPD DIY Bima Perkasa, klub basket asal DI Yogyakarta yang dipimpin oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X.  

Manajer Bima Perkasa, Dyah Ayu Pratiwi enggan berbicara banyak terkait rumor tersebut. Hanya saja, ia pun tak menampik bila Indra Muhammad merupakan figur yang mungkin tepat untuk Bima Perkasa.

"Kami akui Indra sendiri sepertinya cocok untuk tim. Bisa saja terjadi, tapi kita lihat nanti. Saat ini kita harus respect kepada para pemain yang memberi segalanya saat latihan," ujar Dyah Ayu Pratiwi, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: Bank BPD DIY Bima Perkasa Incar Pelatih Asing untuk IBL Musim Depan

Ya, kualitas yang dimiliki Indra Muhammad tentu tak bisa diragukan lagi.

Memiliki ketajaman dalam serangan, jangan heran jika musim Indra Muhammad dinobatkan sebagai IBL Defensive Player of The Year oleh PP Perbasi.

Statistik yang ditorehkan Indra dalam bertahan musim ini memang mengesankan.

Indra Muhammad mencatat 3,38 defensive rebound per gim, 0,15 blok per gim, dan 1,62 steal per gim yang menghasilkan efisiensi 112.

Ia unggul dari dua kandidat lainnya, Cassiopeia Thomas Manuputty (Satya Wacana Salatiga) dan Galank Gunawan (Louvre Surabaya). (Tribunjogja/Hanif Suryo)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved