Breaking News:

Aplikasi QUAT Bank BPD DIY Sejalan dengan Upaya Pemda DIY dalam Mengembangkan Jogja Smart City

Langkah ini sejalan dengan apa yang selama ini dijalankan oleh pemerintah, yakni pengembangan Jogja Smart City. 

Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Santo Ari
Bank BPD DIY meluncurkan QRIS Ultimate Automated Transaction (QUAT) yang merupakan sebuah aplikasi penerbitan QRIS bagi pemilik usaha di Sinergi Cowork & Network Space 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY mengapresiasi dan terbantu dengan aplikasi  QUAT (QRIS Ultimate Automated Transaction) yang diluncurkan oleh Bank BPD DIY.   

Langkah ini sejalan dengan apa yang selama ini dijalankan oleh pemerintah, yakni pengembangan Jogja Smart City. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika DIY, Rony Primanto, mengatakan bahwa saat ini pihaknya juga berusaha untuk melakukan digitalisasi para pelaku UMKM, sehingga mampu melakukan transaksi elektronik. 

Pihaknya berusaha melakukan digitalisasi UMKM di DIY dengan cara membangun infrastruktur, untuk memudahkan UMKM memanfaatkan teknologi informasi.

Sejak 2019, Diskominfo DIY telah menyebarkan 60 akses wifi gratis di pusat kegiatan UMKM dan memberikan pendampingan agar fasilitas tersebut dapat digunakan secara optimal.

"Sehingga bandwidth yang kita berikan tidak digunakan untuk keperluan-keperluan yang nonproduktif, tapi bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas UMKM yang ada. Dan dengan adanya aplikasi dari Bank BPD DIY ini sangat memudahkan kita melakukan pelatihan kepada masyarakat atau UMKM," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) DIY,  Srie Nurkyatsiwi, mengatakan bahwa digitalisasi tak hanya bicara tentang penggunaan smartphone saja.

Namun diperlukan kesiapan, pembinaan dan fasilitasi agar masyarakat, terkhusus para pelaku UMKM dapat memanfaatkan teknologi ini secara maksimal.

"QUAT tidak hanya untuk mempermudah transaksi, tapi juga memberikan pembelajaran UMKM agar lebih tertata terhadap digitalisasi keuangan," ujarnya.

Dengan sistem QRcode secara tidak langsung, para pelaku UMKM ini akan siap dengan administrasi keuangan.

"Suka tidak suka mereka harus siap, apalagi dengan pagebluk pandemi semua harus mengarah ke transformasi teknologi. Karena yang diinginkan market saat ini adalah kemudahan dan kecepatan dalam bertransaksi," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved