Antisipasi Libur Panjang Akhir Tahun, Gugus Tugas DIY Usulkan Tambahan 200 Nakes 

Gugus Tugas penanganan Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bidang kesehatan mengusulkan penambahan tenaga kesehatan

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/ Miftahul Huda
Kadinkes DIY Pembajun Setyaningastutie usulkan tambahan 200 nakes, Selasa (24/11/2020) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gugus Tugas penanganan Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bidang kesehatan mengusulkan penambahan tenaga kesehatan (nakes) sebanyak kurang lebih 200 orang, kepada pemerintah pusat.

Usulan tersebut sebagai upaya kewaspadaan pemerintah DIY, mengingat  dua momen besar yakni Pilkada serentak dan cuti bersama akhir tahun yang jatuh di Desember nanti.

"Ini kami berupaya di beberapa rumah sakit. Salah satu kendalanya adalah keterbatasan SDM. Nah, maka kami berupaya memenuhi kebutuhan itu," kata Kepala Dinkes DIY Pembajun Setyaningastutie, sesuai rapat dengan Gugus Tugas Covid-19 DIY di Kepatihan, Selasa (24/11/2020).

Oleh karena itu, lanjut Pembajun, kementerian menginstruksikan pemerintah DIY agar mengusulkan kekurangan nakes untuk beberapa bulan ke depan.

Baca juga: Sebanyak 50.000 UMKM dan IKM Manfaatkan Diskon Tambah Daya Listrik Super Merdeka

Baca juga: UNIK, Warga Sebokarang Kulon Progo Produksi Tape Lidah Buaya, Dipasarkan Hingga Luar Kota

Pihaknya mengusulkan antara 150 hingga 200 nakes kepada Kementerian Kesehatan (Kemnakes).

"Nanti dapatnya berapa, kami tidak tahu. Menyesuaikan kebutuhan," imbuhnya.

Termasuk kapan para nakes tersebut akan mulai bekerja, Pembajun belum mengetahui, lantaran surat usulan permintaan tambahan nakes belum direspon oleh pemerintah pusat.

Penambahan nakes tersebut menyikapi arahan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY yakni KGPA Paku Alam X yang memerintahkan untuk dilakukan penambahan nakes.

"Kebutuhan untuk semua rumah sakit rujukan, yang memang tadi dawuhnya pak wagub selaku ketua gugus tugas untuk menambah kapasitas layanan kesehatan," tegas Pembajun.

Baca juga: UGM Sebut Jumlah Penduduk Miskin DI Yogyakarta Masih di Atas Rata-Rata Nasional

Baca juga: Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Sebut ICU Kritikal Covid-19 Masih Mencukupi

Sementara Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes DIY Yuli Kusuma Astuti menambahkan, adanya penambahan nakes juga diiringi dengan penambahan tempat tidur di rumah sakit.

Meski terjadi penambahan, Yuli mengatakan untuk jumlahnya tidak sama seperti penambahan nakes.

"Jadi kalau untuk penambahan bed itu tidak selinier dengan jumlah tenaga kesehatannya. Karena untuk merawat satu pasien itu membutuhkan banyak tenaga kesehatan," kata Yuli.

Sampai saat ini untuk penambahan bed di rumah sakit, Dinkes DIY masih berhitung menyesuaikan kebutuhan.

"Belum, karena yang disampaikan seperti permintaan kementerian itu adalah jumlah dan jenis tenaganya," tutupnya. (Hda)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved