PSS Sleman
PSS Sleman Buka Pendaftaran untuk Pemain Akademi
Melalui akademi PSS ini PSS Sleman ingin memperluas serta memperkuat cakupan pembinaan klub.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - PSS Sleman membuka pendaftaran bagi talenta muda yang ingin menempa diri bersama klub berjuluk Super Elang Jawa melalui program akademi U-15, U-16, dan U-17.
Kepala Development Center PT Putra Sleman Sembada (PSS), Guntur Cahyo Utomo, melalui akademi ini PSS Sleman ingin memperluas serta memperkuat cakupan pembinaan klub.
"Kami ingin memfasilitasi lebih banyak orang supaya bisa merasakan latihan ala PSS Sleman," ujar Guntur Cahyo Utomo, Senin (23/11/2020).
Baca juga: Jaga Kondisi dan Lakukan Hobi Jadi Kegiatan Stopper PSS Sleman di Tengah Penundaan Kompetisi
Dijelaskan Guntur, ada beberapa detail yang membedakan antara pemain dari Elite Pro dibandingkan pemain akademi.
Dari kategorisasi pemain, Elite Pro merupakan atlet-atlet yang memang dinilai memiliki potensi cukup besar untuk bisa di develop atau dikembangkan ke level permainan yang lebih tinggi lagi.
Sedangkan di akademi ini akan lebih memfasilitasi potensi lebih banyak talenta muda untuk berkembang.
"Di pembinaan sepak bola itu ada yang namanya late developer, jadi perkembangan anak-anak yang relatif lambat, kalau di Eropa itu sama seperti kasusnya De Bruyne. Di youth-nya mereka tidak begitu dilihat, cenderung diragukan apakah bisa mencapai top level atau tidak," kata Guntur.
"Tapi begitu sampai perkembangan optimalnya, tidak ada satu pun yang meragukan Kevin de Bruyne," lanjutnya.
Baca juga: Rizky Faidan Persembahkan Gelar Juara IFeL untuk Suporter PSS Sleman
"Akademi ini salah satunya adalah memfasilitasi talent-talent yang seperti itu. Sudah tampak (potensinya) tapi belum maksimal, masih harus menunggu satu dua tahun untuk mencapai titik optimal mereka dalam berkembang. Nah mereka-mereka ini yang juga harus dipelihara karena seringkali bakat yang sangat bagus tapi belum begitu tampak," tambah eks asisten pelatih timnas U-19 ini.
Guntur menjelaskan, akademi PSS ini akan menerapkan metode latihan yang sama dengan pemain Elite Pro.
Di samping itu, bakat-bakat muda dari akademi juga bisa dilihat langsung oleh pelatih Elite Pro.
"Pemain dari akademi juga bisa belajar langsung dari pemain profesional tim utama PSS Sleman," ujarnya.
Program serta fasilitas pengembangan akademi PSS ini di antaranya yakni latihan tim, latihan individu spesialisasi, analisis video, gym dan prevention, kompetisi resmi dan internal, trial/ latihan senior, metodologi standar Elite Pro Academy, ekstra kelas meliputi gizi, psikologi dan mentoring, serta dilatih langsung oleh pelatih berlisensi.
Baca juga: Gelandang PSS Sleman Pilih Pulang ke Brasil
"Akademi PSS mengkombinasikan pengetahuan dan keahlian dari pelatih berlisensi dengan pengalaman bersama tim nasional, mantan pemain profesional, dan analis performa berpengalaman di Liga 1 Indonesia yang concern pada pengembangan pemain muda," terang Guntur.
Selain Guntur Cahyo, adapun coaching staff di akademi PSS ini di antaranya Anang Hadi (mantan kapten PSS, head coach Elite Pro Academy U-18, B AFC), Lilik Winarno (Head Coach EPA U-16, B AFC), Noval Aziz (Training Methodologis klub Liga 1 dan PT LIB), dan Dani Rayoga (Performance analyst PSS 2018 dan klub Liga 1).
Adapun untuk syarat dan cara pendaftaran, calon pemain akademi ialah kelahiran tahun 2004, 2005, 2006, atau 2007.
Kemudian mengisi formulir yang tertera pada media official PSS Sleman, serta membayar uang pendaftaran senilai Rp 3 juta (mendapatkan jersey dan alat latihan personal) serta membayar iuran bulanan pertama senilai Rp 1 juta. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kepala-development-center-pss-sleman-guntur-cahyo-utomo.jpg)